Hipermobil Rimac C Two

Selasa, 26 Maret 2019, 08:11 WIB | Oleh: Jaya Suprana

Foto: Net

SAYA tidak tahu apakah Dahlan Iskan pernah jumpa Mate Rimac. Namun saya yakin apabila Dahlan jumpa Mate pasti kedua beliau langsung bersobat akrab sebab berkegemaran sama yakni mobil listrik kaliber bukan sekedar super namun hiper.

Rimac C Two


Mate Rimac mendirikan sebuah pabrik hipermobil listrik bernama Rimac Automobili bukan di Italia, bukan di Jerman, bukan di Jepang tetapi di sebuah desa bernama Sveta Nedelja di sebuah negara kecil relatif muda usia bernama Kroatia.

Mahakarya legendaris terbaru Rimac Automobili adalah Rimac C Two sebagai pelanjut Rimac C One perdana diperkenalkan pada Geneva Motor Show 2018, dimaklumatkan sebagai lompatan teknologi signifikan dengan julukan  "mobil yang hidup dengan teknologi".  

Spektakular


Dengan klaim kecepatan tertinggi 415 km output 1.408 kW serta daya 1.888 tenaga kuda, Rimac C Two mampu berakselerasi dari kecepatan nol sampai dengan 100 kilometer dalam waktu 1,85 detik.

Hipermobil bikinan Mate Rimac berpotensi menjadi mobil dengan akselerasi tercepat yang pernah dibuat oleh manusia di planet bumi ini. Sementara hipermobil ini juga diiklankan rentang jarak tempuh maksimum 647 km pada siklus NEDC maka mampu menyelesaikan dua putaran berturut-turut pada Nuerburgring dengan penurunan kinerja dapat diabaikan.

Mate Rimac menjamin bahwa mahakaryanya dirancang untuk sangat tahan lama meski dikendarai secara keras dan ganas.

Selain itu, mobil ini secara teknologi mampu otonom Level 4 dengan sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut menggunakan teknologi pengenalan wajah. Jika terhubung ke pengisi daya cepat, dapat diisi ulang hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit. Hipermobil spektakular ini  menggunakan pintu kupu-kupu.

Masa Depan


Seiring setujuan dengan rencana kolega Mate Rimac, sang bos Volkswagen, Herbert Dies yang sudah sesumbar akan memproduksi minimal 70 (!) model mobil listrik terbaru pada tahun 2028 maka pada hakikatnya hipermobil Rimac C Two dengan kesaktimandragunaan superlatif meyakinkan masyarakat dunia bahwa masa depan peradaban mobil adalah memang tidak bisa tidak hukumnya wajib adalah mobil listrik.

Mumpung belum terlalu terlambat seyogianya para industriwan mobil Nusantara segera juga ikut tancap gas dan pasang persneling tertinggi untuk mempersiapkan industri mobil Indonesia tidak ketinggalan ikut  mempersembahkan produk-produk mobil listrik buatan Indonesia.

Melihat kenyataan betapa hebat genenasi muda Indonesia mau dan mampu berkarya kreatif dan inovatif dalam bidang teknologi, saya layak merasa yakin bahwa semua itu bukan sekedar impian muluk-muluk belaka. Kalau mau pasti mampu!


Penulis yakin bangsa Indonesia tidak kalah hebat berkarya teknologi dibanding bangsa mana pun di planet bumi ini

Kolom Komentar


Berikutnya

Ganyang Hoax!

Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading