Kementerian PUPR Terus Lengkapi Infrastruktur Tanjung Lesung

| Selasa, 19 Maret 2019, 20:24 WIB

RMOLBanten. Tanjung lesung layak disebut primadona wisata dari Banten. Keindahannya tak diragukan lagi. Kawasan ini memiliki pesona pantai yang memukau.

Letaknya berada di ujung Pulau Jawa, tepatnya di sebelah barat Kabupaten Pandeglang.

Lantaran lokasinya yang cukup pelosok, ada yang menyebut Tanjung Lesung sebagai surga tersembunyi di Banten. Wajar bila akhirnya destinasi itu masuk dalam sepuluh Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) prioritas dari pemerintah pusat.

Tujuannya adalah mewujudkan wisata kelas dunia seperti halnya Bali. Empat dari sepuluh KSPN itu di antaranya terdapat di Pulau Jawa. Tanjung Lesung salah satunya. Selain KSPN, Lesung juga merupakan salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
 
Pengembangan wisata Tanjung Lesung sudah dilakukan sejak 2016 dan masih berlangsung hingga saat ini. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya, terus merealisasi infrastruktur yang dibutuhkan, mulai dari dalam hingga sekitar lokasi destinasi.

Pembangunan KSPN direncanakan secara terpadu seperti jalan, sanitasi, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk.

Sementara, sebagai rencana jangka panjangnya, akan dibangun lintasan kereta api Rangkasbitung–Labuan yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2020.

Agar kunjungan wisatawan ke Pantai Tanjung Lesung makin banyak, Kementerian PUPR juga mengembangkan wisata berbasis pembangunan desa dan ekonomi kerakyatan. Potensi batik Cikadu dan agrowisata salak purus didorong melalui pengembangan Kampung Wisata Cikadu agar bisa menjadi destinasi pariwisata baru.

Di sisi lain, kegiatan seni budaya diharapkan dapat meningkatkan animo wisatawan berkunjung ke Tanjung Lesung. Karena itu, diharapkan pemerintah daerah bisa menggelar acara yang mengundang minat turis datang ke sana. Sebagai contoh, Festival Pesona Tanjung Lesung yang digelar September tahun lalu. Momen itu menggabungkan antara festival budaya dan wisata olahraga.

Selain pantai dan kampung wisata, Tanjung Lesung juga memiliki Taman Nasional (TN) Ujung Kulon yang menjadi habitat binatang langka, badak bercula satu. Hal ini adalah salah satu pesona yang juga bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara (wisman).

Lantaran itu, diharapkan KSPN Tanjung Lesung nantinya akan berdampak terhadap peningkatan kunjungan, khususnya wisman. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pariwisata, menargetkan wisatawan ke Tanjung Lesung mampu menembus hingga 1 juta turis pada 2019.

Angan itu merupakan bagian dari target besar pemerintah pada 2019 di sektor pariwisata yaitu jumlah wisman sebanyak 20 juta jiwa. Lewat KSPN, target itu diharapkan bisa terlampaui. Jika tercapai, negara diproyeksikan menerima devisa hingga USD20,74 miliar. [] 

Artikel Lainnya

Tingkatkan Hunian Layak Di Sumbar, 11.327 Unit Rumah Dibedah

Tingkatkan Hunian Layak Di Sum..

Jumat, 12 April 2019
Tol Paspro Dukung Kelancaran Logistik Dan Akses Ke Kawasan Wisata

Tol Paspro Dukung Kelancaran L..

Kamis, 11 April 2019
Menteri Basuki: Aspal Karet Bikin Kualitas Jalan Lebih Bagus

Menteri Basuki: Aspal Karet Bi..

Kamis, 11 April 2019
Rekonstruksi RS Di Sulteng, PUPR Gunakan Teknologi Canggih

Rekonstruksi RS Di Sulteng, PU..

Selasa, 09 April 2019
Kementerian PUPR Bangun Huntap Untuk Korban Gempa Sulteng

Kementerian PUPR Bangun Huntap..

Senin, 08 April 2019
PUPR Genjot Perbaikan Saluran Air Bersih Di Sulteng

PUPR Genjot Perbaikan Saluran ..

Senin, 08 April 2019
Kementerian PUPR Bangun Tanggul Di Palu Untuk Cegah Banjir

Kementerian PUPR Bangun Tanggu..

Senin, 08 April 2019
Penghargaan Predikat Sangat Baik Buat Kementerian PUPR

Penghargaan Predikat Sangat Ba..

Jumat, 29 Maret 2019
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat