Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Infrastruktur Persampahan Untuk Dorong Perilaku Hidup Sehat

| Jumat, 01 Maret 2019, 12:04 WIB

Foto/Dok

RMOL. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendukung pengurangan dan pengelolaan sampah baik melalui upaya struktural dengan membangun infrastruktur persampahan maupun upaya non struktural yakni mendorong perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan sangat mendukung Gerakan Indonesia Bersih (GIB) yang baru dilaunching, karena tidak hanya terkait permasalahan buang sampah pada tempatnya, namun bagian dari gaya hidup bersih dan sehat.

"Disamping edukasi dan himbauan, tetapi juga perlu peraturan dan penegakannya yang tegas mengenai larangan membuang sampah sembarang," ujar Menteri Basukidi acara Madania Festival memperingati HUT Madina ke-23 di Bogor baru-baru ini.

Menurut Menteri Basuki, pengaruh lingkungan terhadap derajat kesehatan manusia dipengaruhi empat komponen utama yaitu 40 persen dari kondisi lingkungan, 30 persen dari perilaku hidup, 20 persen pelayanan kesehatan, dan 10 persen faktor genetika atau keturunan.

Kementerian PUPR turut berperan aktif dalam pengurangan dan pengolahan sampah baik melalui program reguler dan program khusus. Program reguler yang dilakukan seperti Pembangunan infrastruktur berupa Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional, TPS-3R, Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) merupakan program reguler.

Sementara program khusus diantaranya Program Citarum Harum, pemanfaatan plastik untuk campuran aspal, pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dan Sistem pengelolaan sampah Refuse Derived Fuel (RDF).  

Kementerian PUPR memanfaatkan sampah plastik kresek untuk campuran aspal.

"Saat ini sudah ada alat pencacah plastik. Tahun 2018, Kementerian PUPR telah memesan sebanyak 187 unit alat tersebu dan tahun 2019 kita tambah 800 unit. Alat ini kita akan berikan di tempat pengumpulan sampah dan pemulung, dan hasilnya dijual kepada kami untuk kami gunakan sebagai campuran aspal. Dengan demikian akan memberikan pendapatan tambahan bagi masyarakat,” jelas Menteri Basuki.

Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Sekolah Madania M. Wahyuni Nafis, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Madania Indonesia  (YPMI) Komaruddin Hidayat, Ketua YPMI Soetrisno Bachir dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.

Sementara Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Dodi Krispratmadi mengatakan Kementerian PUPR memberikan dukungan berupa pembangunan infrastruktur persampahan di berbagai daerah dengan dukungan pemerintah daerah dalam menyiapkan lahan yang siap bangun.

Pemerintah telah menetapkan undang-undang No.18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yaitu didalam setiap pengelolaan persampahan memiliki acuan sanitary land fill dan control land fill. Dengan metode sanitary landfill, sampah dibuang dan ditumpuk di lokasi cekung, dipadatkan dan kemudian ditimbun dengan tanah sehingga tidak menimbulkan bau busuk, mencegah berkembangnya bibit penyakit serta ramah lingkungan.

Sebagai contoh, Kementerian PUPR telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tangerang melalui pengelolaan tempat wisata edukasi tentang pengelolaan sampah oleh para pelajar dan mahasiswa di TPA Rawa Kucing. Disana pelajar dan mahasiswa belajar mengenai pembuatan pupuk kompos, pembuatan gas metana yang dibagi menjadi energi panas maupun energi listrik, dan pembibitan pohon.

TPA Rawa Kucing semakin menarik dikunjungi dengan kehadiran berbagai fasilitas seperti Taman, Kolam Penangkaran Ikan, Green House, Kebun Binatang Mini, hingga Lapangan Sepak Bola. TPA Rawa Kucing menjadi salah satu contoh tempat pemrosesan sampah yang disambut baik kehadirannya oleh warga sekitar. ***

Artikel Lainnya

Skema KPBU Untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Skema KPBU Untuk Percepatan Pe..

Jumat, 22 Maret 2019
Menteri Basuki: Insya Alloh 29 Bendungan Selesai Akhir 2019

Menteri Basuki: Insya Alloh 29..

Kamis, 21 Maret 2019
Profesionalisme, Kementerian PUPR Bentuk 34 BP2JK

Profesionalisme, Kementerian P..

Kamis, 21 Maret 2019
Menteri Basuki Ajak Generasi Milenial Menjaga Lingkungan Dan Air

Menteri Basuki Ajak Generasi M..

Rabu, 20 Maret 2019
Candi Borobudur Perlu Sentuhan Agar Makin Mendunia

Candi Borobudur Perlu Sentuhan..

Selasa, 19 Maret 2019
Kementerian PUPR Terus Lengkapi Infrastruktur Tanjung Lesung

Kementerian PUPR Terus Lengkap..

Selasa, 19 Maret 2019
5.531 Pekerja Konstruksi Di Sumut Ikut Sertifikat Kompetensi

5.531 Pekerja Konstruksi Di Su..

Selasa, 19 Maret 2019
Pemerintah Mulai Pembangunan Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu 95,8 Km

Pemerintah Mulai Pembangunan T..

Senin, 18 Maret 2019
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat