Wasekjen Demokrat: Panglima TNI, Saya Anjurkan Anda Menahan Diri

Sabtu, 23 Februari 2019, 08:11 WIB | Laporan: Ruslan Tambak

Cuitan/Repro

RMOL. Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Rachland Nashidik menanggapi postingan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di akun Twitter soal ajakan mencoblos.

Rachland bertanya soal narasi yang disampaikan Panglima TNI terkait golongan putih (Golput) dianggap membuat kekacauan.

"Masak Golput dianggap membuat kekacauan, Pak? TNI mau masuk ikut campur politik praktis? Memaksa orang memberi suara atau diperlakukan sebagai pengacau?" kata Rachland di akun @RachlanNashidik, Sabtu (23/2).
Partai Berkarya

Rachland menanggapi postingan Panglima TNI di akun @TjahjantoHadi: "Jangan pernah takut gunakan hak pilih dalam Pemilu 2019, apapun pilihan Anda, karena "Nyoblos itu Keren!". Saya & Pak Tito beserta seluruh prajurit TNI & Polri menjamin keamanan hingga ke TPS. Ingin membuat kekacauan? Bersiaplah berhadapan dengan kami! TNI-Polri Benteng NKRI".

Menurut Rachland, Panglima TNI sebaliknya berusaha membuat batas antara TNI dengan politik praktis.

"Panglima TNI @TjahjantoHadi, saya anjurkan Anda menahan diri dan sebaliknya berusaha lebih keras untuk membuat batas antara TNI dengan politik. Tidak usah ikut berkampanye menganjurkan warga menggunakan hak suara. Memilih itu hak. Menjadi TNI profesional itu kewajiban," pungkasnya. [rus]

Kolom Komentar


Video

Aplikasi Pengawal TPS Di Pemilu 2019

Senin, 25 Maret 2019
Video

Utamakan Guru Honorer Ketimbang Pengangguran

Senin, 25 Maret 2019
Video

Kampanye Terbuka, Kedua Paslon Langgar Peraturan

Senin, 25 Maret 2019
loading