Peluncuran Buku Aku Adalah Peluru, Warisi Semangat Membangun Peradaban Maritim

Sabtu, 23 Februari 2019, 06:38 WIB | Laporan: Adityo Nugroho

Foto:RMOL

RMOL. Mahabbah bisa dipahami sebagai bentuk kecintaan yang paling dalam. Oleh karena itu, buku  Aku Adalah Peluru bisa diresapi sebagai bentuk kecintaan terhadap peradaban Maritim Indonesia.

Buku yang dibalut sastra, menceritakan tentang buah pemikiran dari akademikus nasional, Connie Rahakundini Bakrie ini diluncurkan di Meseum Kebangkitan Nasional, Jalarta, Jumat (22/2) malam.

Buku ini bukan sekadar memoar atau biografi. Menurut Bara Pattyradja selaku penulis buku ini, Aku Adalah Peluru merupakan sebuah ikhtiar literer untuk menengok kembali perjalanan seorang perempuan tokoh intelektual Indonesia. Bukan semata latar kehidupan personalnya, tapi juga pemikirannya yang bernas.
Partai Berkarya

Sosok Connie Rahakundini Bakrie yang lekat dengan dunia militer atau pertahanan dan keamanan memang tidak bisa dilepaskan dari buku ini. Sehingga pemikirannya mengenai sektor militer dan pertahanan keamanan sangat kentara mewarnai  Aku Adalah Peluru.

"Terselip juga di sana-sini kisah personalnya dalam menggeluti sektor geopolitik, militer dan pertahanan keamanan yang kerap dianggap maskulin itu," kata Bara di sela-sela peluncuran tersebut.

Dalam buku  Aku Adalah Peluru ini, kita bisa juga menemukan sosok Ratu Kalinyamat yang dominasinya melampaui status dan penempatan perempuan di Indonesia pada masa lampau.

Dalam kata pengantarnya, Bara Pattyradja mengungkapkan bahwa sosok Ratu Kalinyamat adalah figur historis Nusantara yang memengaruhi tekad dan imajinas dari Connie.

"Perempuan Tegar Pahlawan Laut itu telah memberinya banyak inspirasi. Buku ini memang ditulis dengan tangan saya, tetapi ia sesungguhnya lahir dari rahim dan pemikiran sang empunya kisah, Connie Rahakundini Bakrie," ujar Bara. [rus]

Kolom Komentar


Video

Aplikasi Pengawal TPS Di Pemilu 2019

Senin, 25 Maret 2019
Video

Utamakan Guru Honorer Ketimbang Pengangguran

Senin, 25 Maret 2019
Video

Kampanye Terbuka, Kedua Paslon Langgar Peraturan

Senin, 25 Maret 2019
loading