Gara-gara Luhut, KPU Diminta Tidak Lagi Mengundang Menteri Saat Debat

Rabu, 20 Februari 2019, 18:46 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Priyo Budi Santoso/RMOL

RMOL. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengusulkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar tidak lagi mengundang menteri pada debat Pilpres selanjutnya.

Usulan itu disampaikan Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso dalam rapat koordinasi KPU bersama BPN dan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/2).

"Apakah perlu dipandang mengundang menteri-menteri," katanya.
Road To Senayan

Usulan itu disampaikan menyusul aksi Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan yang terkesan membela Capres petahana Joko Widodo saat BPN melancarkan protes ke KPU saat jeda debat kedua.

Saat itu, BPN tidak terima dengan pernyataan Jokowi terkait kepemilikan lahan yang dianggap menyerang pribadi rivalnya Capres 02 Prabowo Subianto. Padahal, Luhut saat itu datang sebagai menteri bukan sebagai tim sukses paslon 01.

Karena tidak ingin peristiwa semacam itu terulang, BPN meminta KPU untuk tidak lagi mengundang tokoh-tokoh, baik itu menteri, akademisi, LSM dan pihak-pihak yang terafiliasi dengan pasangan tertentu.

"Tujuanya agar perhelatan debat yang tuan rumahnya KPU menjadi betul-betul ajang dimana dua paslon ini bisa mengeksplorasi pikiran bebasnya dengan merdeka," tutup Priyo, Sekretaris Jenderal Partai Berkarya itu. [rus]

Kolom Komentar


Video

LBH: Penetapan Tersangka Sopir Tangki Diwarnai Intimidasi

Rabu, 20 Maret 2019
Video

Hubungan Internasional Kunci Keunggulan Prabowo

Rabu, 20 Maret 2019
Video

#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

Rabu, 20 Maret 2019
loading