40 Tahun Pasca Revolusi Islam, Iran Jadi Pusat Medis Di Asia Barat

Selasa, 12 Februari 2019, 22:57 WIB | Laporan: Amelia Fitriani

Dubes Mohammadi/Repro

RMOL. Revolusi Islam Iran 40 tahun silam membawa kemajuan dalam berbagai bidang di republik Islam tersebut, salah satunya adalah bidang keilmuan.
 
Iran berkat revolusi Islam, perencanaan administrasi yang baik, dan kepemimpinan yang bijaksana dar Ayatollah Khamenei serta mengandalkan elit muda dan kekuatan intelektual, telah sukses dalam meraih pencapaian besar di bidang ilmu kedokteran.
 
"Dengan penuh gembira, saya menyampaikan bahwa di bidang ilmu kedokteran, Iran telah menjadi pusat medis di Asia Barat dan memiliki banyak kemajuan yang amat pesat dalam pengembangan stem cell, pemulihan cedera tulang belakang (spinal cord injury), penyediaan perawatan yang strategis, dan kloning binatang," kata Dutabesar Iran untuk Indonesia Valiollah Mohammadi, pada peringatan 40 tahun Revolusi Islam Iran yang digelar di Jakarta awal pekan ini.
 
Dia menambahkan bahwa Iran juga selalu berada di barisan terdepan, dibandingkan dengan negara lain di wilayah Timur Tengah, dalam memproduksi obat-obatan dan vaksin untuk manusia dan hewan yang mencapai 95 persen secara internal.
 
"Bahkan, Iran saat ini hampir menguasai 100 swasembada dalam memproduksi vaksin-vaksin tersebut," tegasnya, sebagaimana keterangan yang diterima redaksi. [mel]
Tag:

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading