KPK Cegah Satu Saksi Suap Proyek SPAM

Selasa, 12 Februari 2019, 20:00 WIB | Laporan: Wisnu Yusep

Jubir KPK Febri Diansyah/RMOL

RMOL. Satu saksi kasus suap proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tahun Anggaran 2017-2018 di Kementerian PUPR dicegah untuk bepergian ke luar negeri.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah mengatakan, pencegahan dilakukan terkait penyidikan dengan tersangka Direktur Utama PT Wijaya Kusuma Emindo Budi Suharto.

"KPK telah mengirimkan surat ke imigrasi untuk melakukan tindakan pelarangan seseorang ke luar negeri dalam penyidikan dengan tersangka BSU, direktur utama PT WKE dalam kasus dugaan suap terkait proyek SPAM," jelasnya di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/2).

Satu orang yang dicegah yakni Kepala Satuan Kerja SPAM Strategis Kementerian PUPR 2014-2016 Tampang Bandaso. Masa pencegahan selama enam bulan terhitung sejak 23 Januari sampai 23 Juli.

"Karena masih dibutuhkan keterangannya dalam proses penyidikan ini maka perlu dilakukan pencegahan ke luar negeri agar saat dibutuhkan keterangan. Saksi berada di Indonesia," demikian Febri. [wah]
Editor:

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading