Dahnil Anzar: Semburan Rasial Luhut Pandjaitan Berbahaya

Selasa, 12 Februari 2019, 17:59 WIB | Laporan: Ahmad Kiflan Wakik

Luhut Binsar Pandjaitan/RMOL

RMOL. Pernyataan Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan soal sembahyang bisa menjadi ancaman bagi kerukunan bangsa berbahaya.

"Semburan rasial pak Luhut berbahaya untuk keberagaman kita," ujar Koordinator Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/2).

Dahnil menilai tidal selayaknya seorang pejabat publik mengomentari ibadah orang lain.

"Apalagi ini terkait dengan ibadah mahdhah (murni) seorang muslim, dimana Pak Luhut memeluk agama yang berbeda," jelasnya.

Luhut menyinggung soal tuduhan kriminalisasi ulama yang selama ini dialamatkan kepada Presiden Joko Widodo di depan seribu purnawirawan TNI-Polri dalam acara silaturahmi bersama Jokowi di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (10/2).

"Jadi kalau dibilang, misalnya, dibilang kriminalisasi ulama, dari mana? Sejak saya kenal 12 tahun lalu, dia (Jokowi) tukang sembahyang, tukang puasa. Yang sebelah sana kita belum jelas juga," kata Luhut.

Sehingga, lanjut Dahnil, dengan pernyataan Luhut itu kemudian menjadi jelas kubu mana yang memainkan isu agama dalam politik jelang Pilpres 2019.

"Jadi terang siapa sesungguhnya menggunakan isu agama untuk sekedar menegasikan calon lain, apalagi isu agamanya adalah ibadah mahdhah yang sangat privat," tutup mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini. [rus]

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading