Tol Paspro Beroperasi Pangkas Waktu Tempuh Dari 2,5 Jam Menjadi 30 Menit

| Selasa, 12 Februari 2019, 14:18 WIB

Tol Paspro/Dok

RMOL. Jalan Tol trans Jawa yang beroperasi akan segera bertambah dengan selesainya Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) sepanjang 31,3 kilometer dan saat ini tengah dilakukan uji laik fungsi sebelum bisa dibuka untuk publik.

Sebelumnya tol Paspro telah dibuka secara fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan ruas tol tidak harus diresmikan sebelum dioperasikan, termasuk untuk ruas tol Paspro.

"Tidak harus menunggu diresmikan. Pengoperasian tol bisa dilakukan sehingga bisa segera digunakan masyarakat. Terlebih tol tersebut dulu juga sudah dibuka, sekarang bisa segera beroperasi. Seperti Tol di Medan juga ada Seksi I sudah diresmikan, maka seksi II nya sudah tinggal langsung pakai dan tidak perlu seremonial lagi," tutur Menteri Basuki di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat malam (8/2) lalu.

Dengan beroperasinya tol ini akan memangkas waktu signifikan perjalanan dari Pasuruan ke Probolinggo dan sebaliknya dari sebelumnya 2,5 jam menjadi 30 menit. Dengan konektivitas yang lebih baik maka akan membuka peluang bangkitnya potensi di daerah yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.

Selanjutnya, Menteri Basuki menuturkan, Pemerintah fokus mengerjakan jalan tol Probolinggo hingga Banyuwangi.
"Kalau pembebasan lahannya bisa selesai maka mudah - mudahan 2020 akhir bisa selesai sampai Banyuwangi," ucap Basuki.

Direktur Utama PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol, Dwi Pratikno yang ditemui saat meninjau Tol Paspro menambahkan, pembangunan tol ini relatif cukup lancar.

"Tol Paspro ini dimulai dari seksi I Grati Pasuruan - Tongas, Seksi II Tongas - Probolinggo Barat dan Seksi III Probolinggo Barat - Probolinggo Timur, dengan panjang keseluruhan adalah 31,3 Km,” kata Dwi saat meninjau Tol Paspro.

Dwi menyampaikan, total investasi Tol Paspro ini senilai Rp 4,6 triliun untuk tiga seksi dengan hak konsesi selama 50 tahun. Adapun rest area di Tol Paspro ini ada empat buah rest area tipe B yakni masing-masing dua di jalur kiri dan kanan.

"Lahan yang disiapkan hampir empat hektar untuk masing - masing rest area. Rest area tipe B ini tidak ada SPBU nya. Jarak antar rest area adalah 7,5 kilometer," ucapnya.

Pemerintah telah membangun jalan tol sepanjang 782 Km dalam kurun waktu empat tahun (2015-2018). Diantaranya adalah jalan tol trans Jawa yang pada tahun 2018 telah tersambung dari Merak hingga Grati, Pasuruan. Tahun 2019, panjang jalan tol yang akan selesai ditargetkan sepanjang 895 Km diantaranya termasuk beberapa ruas tol Trans Sumatera. [dzk]

Artikel Lainnya

Tingkatkan Hunian Layak Di Sumbar, 11.327 Unit Rumah Dibedah

Tingkatkan Hunian Layak Di Sum..

Jumat, 12 April 2019
Tol Paspro Dukung Kelancaran Logistik Dan Akses Ke Kawasan Wisata

Tol Paspro Dukung Kelancaran L..

Kamis, 11 April 2019
Menteri Basuki: Aspal Karet Bikin Kualitas Jalan Lebih Bagus

Menteri Basuki: Aspal Karet Bi..

Kamis, 11 April 2019
Rekonstruksi RS Di Sulteng, PUPR Gunakan Teknologi Canggih

Rekonstruksi RS Di Sulteng, PU..

Selasa, 09 April 2019
Kementerian PUPR Bangun Huntap Untuk Korban Gempa Sulteng

Kementerian PUPR Bangun Huntap..

Senin, 08 April 2019
PUPR Genjot Perbaikan Saluran Air Bersih Di Sulteng

PUPR Genjot Perbaikan Saluran ..

Senin, 08 April 2019
Kementerian PUPR Bangun Tanggul Di Palu Untuk Cegah Banjir

Kementerian PUPR Bangun Tanggu..

Senin, 08 April 2019
Penghargaan Predikat Sangat Baik Buat Kementerian PUPR

Penghargaan Predikat Sangat Ba..

Jumat, 29 Maret 2019
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat