Magrib Mengaji Dikritik, Perindo Jaksel: Jangan Salahkan Programnya

Selasa, 12 Februari 2019, 07:59 WIB | Laporan: Widya Victoria

Syarief Hidayatullah/Net

RMOL. Ketua Fraksi Partai Nasdem DKI Jakarta, Bestari Barus balik dikritik tidak paham manfaat Program Magrib Mengaji.

Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Selatan (Jaksel), Syarief Hidayatullah menceritakan, program tersebut sudah dibangun oleh tokoh Forum Jakarta Maghrib Mengaji (FJMM) KH Aslih Ridwan selama setahun lebih.

"Saya, ketua DPD Perindo Jaksel yang pertama kali mendukung program tersebut. Jadi ini program banyak manfaatnya," kata Syarief seperti dilansir dari RMOL Jakarta.

Ia melihat sendiri program Magrib Mengaji berjalan dari masjid ke masjid dan sangat bermanfaat mengurangi hal-hal negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan lainnya.

"Nah, soal tawuran yang kerap terjadi di Manggarai, menjadi tanggung jawab kita semua. Jangan salahkan programnya," ketusnya.

Sebelumnya, Bestari mengkritik program Magrib Mengaji tidak efektif mencegah tawuran yang kembali marak di wilayah Jaksel. Program ini digagas Walikota Jakarta Selatan Marullah untuk digelar di setiap kelurahan.

"Anggota DPRD Bestari Barus tentunya jangan memikirkan masalah anggaran yang hanya mencapai Rp 1,5 miliar itu sangat kecil dibandingkan anggaran jalan-jalan anggota dewan," tegas caleg Perindo Dapil 8 Nomor urut 1 ini.

Dalam sebulan ini sedikitnya sudah tiga kali terjadi tawuran antara warga kawasan Pasar Rumput, Jaksel. Pertama terjadi pada Sabtu (3/2/) yang berimbas pada perusakan Halte Transjakarta.

Kemudian tawuran kembali pecah pada Selasa (5/2). Bahkan dalam satu hari dua kali, yakni pada sore dan malam hari.[wid]

Kolom Komentar


Video

Prabowo: Kita Menang, Jangan Lengah!

Rabu, 17 April 2019
Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
loading