Perkuat Penanganan Korupsi, KPK Belajar Akuntansi Forensik Di London

Senin, 11 Februari 2019, 19:46 WIB | Laporan: Aprilia Rahapit

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief bersama Robb Fenn/RMOL

RMOL. Sebagai tuan rumah pusat koordinasi anti korupsi internasional, pemerintah Inggris berkomitmen memperkuat kerja sama penanganan korupsi termasuk dengan Indonesia.

Hal itu disampaikan Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia Robb Fenn saat mengunjungi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin (11/2).

"Inggris menjadi tuan rumah untuk pusat koordinasi anti korupsi internasional yang baru dibuat. Pusat multi agency ini menyatukan petugas penegak hukum spesialis dari negara-negara seperti Australia, Kanada, Amerika Serikat, Singapura, untuk menangani tuduhan korupsi besar," jelasnya.

Robb Fenn menuturkan bahwa KPK akan mengirimkan delegasi ke London pada bulan depan untuk belajar akuntansi forensik di Serious Fraud Office (SFO).

"KPK akan mengirimkan delegasi ke London bulan depan untuk memahami bagaimana institusi ini dapat mendukung investigasi Indonesia, dan sementara mereka ada di sana," ujarnya.

"United Kingdom Serious Fraud Office juga akan memberikan peningkatan kapasitas kepada akuntansi forensik. Kerja sama kami dengan KPK sangat penting kita haruskan, kita akan bekerja lebih keras dan lebih dekat satu sama lain. Hanya bersama dengan teman mitra internasional kita akan dapat memberantas korupsi," demikian Robb Fenn. [wah]

Kolom Komentar


Video

Prabowo: Kita Menang, Jangan Lengah!

Rabu, 17 April 2019
Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
loading