NU Yang Pertama Tinggalkan Jokowi Kalau Benar Ahok Gantikan Maruf

Senin, 11 Februari 2019, 11:45 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Maruf Amin/Net

RMOL. Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Joko Widodo-Maruf Amin diperkirakan akan pecah jika Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggantikan Maruf sebagai wakil presiden (Wapres) jika memenangkan Pilpres 2019.

Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Bin Firman Tresnadi mengatakan, gabung PDIP bisa atau tidaknya Ahok mendongkrak tingkat elektabilitas Jokowi-Maruf belum bisa diketahui secara pasti.

Hal itu kata dia tergantung bagaimana PDIP memaksimalkan potensi mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Apakah dengan menjadikan isu Ahok menggantikan Maruf akan mendongkrak elektabilitas? Ini masih butuh penelitian lebih mendalam," ujar Bin Firman saat berbincang dengan redaksi, Senin (11/1).

Baca: Mengapa Ahok Berpeluang Gantikan Maruf?

Namun yang jadi masalah menurut dia, jika nanti Ahok benar-benar menggantikan Maruf, Nahdlatul Ulama akan meninggalkan Jokowi dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan hengkang dari koalisi.

"Dalam pandangan saya, jika langkah itu dilakukan maka, peluang PKB, plus kaum Nahdliyin akan meninggalkan Jokowi," ucap Bin Firman.

"Dimana kubu PKB sebagai pengusung utama Maruf tentu akan menghitung ulang untung ruginya jika tetap mengusung Jokowi," pungkasnya menambahkan. [rus]

Kolom Komentar


Video

Prabowo: Kita Menang, Jangan Lengah!

Rabu, 17 April 2019
Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
loading