Dr. H. Oesman Sapta

Hari Kelima, Penanganan Darurat Erupsi Gunung Karangetang Masih Berlangsung

Nusantara  SENIN, 11 FEBRUARI 2019 , 09:38:00 WIB | LAPORAN: APRILIA RAHAPIT

Hari Kelima, Penanganan Darurat Erupsi Gunung Karangetang Masih

Gunung Karangetang/Net

RMOL. Hari kelima masa tanggap darurat bencana erupsi Gunung Karangetang, Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara masih melakukan upaya penanganan darurat.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Naisonal Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, dari enam kecamatan yang ada di Pulau Siau, terdapat empat kecamatan yang terdampak bencana erupsi yaitu Siau Barat Utara, Siau Tengah, Siau Timur dan Siau Timur Selatan.

Dari empat kecamatan tersebut, yang terdampak paling parah adalah Siau Barat Utara dimana seluruh penyintas berasal dari kecamatan ini. Sedangkan untuk tiga kecamatan lainnya hanya terdampak abu vulkanik di hari pertama erupsi.

Sutopo menjelaskan, hingga hari ini, penyintas tersebar di Shelter Passeng 132 jiwa atau 34 kepala keluarga (laki-laki 69, perempuan 63), SD GMIST Batubulan 42 jiwa/11 KK (laki-laki 20, perempuan 22), rumah-rumah warga/kerabat 42 jiwa/20 KK (laki-laki 20, perempuan 22).

"Total jumlah penyintas per 10 Februari 2019 adalah sebanyak 216 jiwa, bertambah 3 jiwa dari hari sebelumnya," ungkapnya, Senin (11/2).

Selain itu, terdapat 499 jiwa yang masih terisolir di Kampung Batubulan dimana 42 jiwa berstatus penyintas dan 457 jiwa tetap tingal di rumah masing-masing.

Dalam rangka penanganan darurat erupsi Gunung Karangetang, pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar baik bagi penyintas maupun bagi warga yang terisolir (permakanan, sanitasi dan air bersih, pelayanan kesehatan, dan penyediaan shelter) juga tetap menjadi prioritas Pemda.

Selain itu, distribusi BBM baik untuk kebutuhan pelayanan penyintas dan warga terisolir termasuk pemenuhan kebutuhan untuk genset dalam rangka penyediaan listrik juga tetap dilakukan sesuai dengan kondisi kebutuhan di lapangan.

Sutopo menambahkan, TNI dan Polri terus mendukung pelaksanaan tanggap darurat ini. TNI dan Polri saat ini menjaga pos pengamanan agar tidak ada warga yang melewati daerah yang dinyatakan tidak aman.

"Selain itu, TNI dan Polri juga aktif menjaga harta benda warga agar tidak ada yang menyalahgunakan ketidakberadaan warga di rumah mereka," tutupnya. [rus]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.167): Tak Seirama Di Kubu Petahana
#KataRakyat: Ahok Untungkan Jokowi-Maruf

#KataRakyat: Ahok Untungkan Jokowi-Maruf

, 14 FEBRUARI 2019 , 17:00:00

Tertawa Usai Diperiksa KPK

Tertawa Usai Diperiksa KPK

, 15 FEBRUARI 2019 , 02:52:00

Jumatan Di Kauman

Jumatan Di Kauman

, 15 FEBRUARI 2019 , 13:45:00

Rapur Penutupan DPD

Rapur Penutupan DPD

, 14 FEBRUARI 2019 , 13:38:00