Sebaiknya Ahok Tahan Syawat Terjun Ke Politik Praktis

Kamis, 24 Januari 2019, 03:40 WIB | Laporan: Wahyu Sabda Kuncahyo

Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama/Net

RMOL. Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan selesai menjalani hukuman atau bebas murni dari Rutan Mako Brimob Kamis ini (24/1).

Berbagai spekulasi muncul terkait masa depan Ahok usai bebas, termasuk dorongan masuk ke pentas politik nasional dengan menjadi kader partai.

Namun, Presidium Gerakan Regenerasi Nasional (GRN) Heru Budi Wasesa menyarankan agar Ahok dapat menahan syahwatnya untuk tidak terjun dalam kegiatan politik praktis sementara waktu.

"Sebaiknya Ahok tidak masuk ke dalam politik praktis dari gerbong manapun. Popularitas Ahok sebagai pekerja keras profesional yang jujur dan bersih merupakan idaman segenap elemen di bangsa ini. Jadi sebaiknya Ahok pun konsisten dan independen di posisinya sebagai seorang profesional," jelasnya kepada wartawan.

Menurut Heru, Ahok merupakan sebagian dari banyak tokoh muda yang berpotensi membenahi berbagai persoalan bangsa Indonesia di masa depan. Dia melihat Ahok adalah representasi profesionalisme murni anak bangsa yang dapat menginspirasi seluruh lapisan generasi dari kelompok manapun.

"Biarlah domain eksekutif nantinya benar-benar total dan diurus oleh para profesional yang cakap dibidangnya serta urusan partai adalah total di dalam legislatif. Dengan demikian tidak ada keterwakilan partai di dalam kabinet yang dapat mendistorsi kepentingan utama dalam berbangsa dan bernegara," paparnya.

Heru pun meminta partai politik tidak lagi berupaya menarik-narik Ahok masuk ke dalam dunia politik. Apalagi menjelang Pilpres 2019 yang sudah di depan mata. [wah]
Editor:

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading