Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Lewat Rasio Pajak

Kamis, 24 Januari 2019, 02:37 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Diskusi BPN Prabowo-Sandi/RMOL

RMOL. Peningkatkan rasio perbandingan penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto (PDB) atau tax ratio sangat penting bagi kuatnya suatu negara.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pun bertekad meningkatkan tax ratio yang hanya 11,5 persen menjadi 16 persen.

Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo mengatakan, hal itu dilakukan jika pasangan Prabowo-Sandi memimpin Indonesia periode 2019-2024.

"Konkritnya nanti harus ada perbaikan sumber daya manusia perpajakan, teknik intelijen diperbaiki, teknik pemeriksaan harus diperbaiki. Ini semua untuk mencapai tax ratio 16 persen," jelasnya dalam diskusi 'Reformasi Pajak Prabowo-Sandi: Kesejahteraan untuk Rakyat' di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (23/1).

Hal itu ditegaskan Dradjad sejalan dengan pidato kebangsaan Prabowo beberapa waktu lalu. Adapun, tujuan dari peningkatan tax ratio adalah untuk mendorong swasembada pangan, energi, ketersediaan air bersih dan lainnya.

"Kemudian juga pemerintahan yang kuat, Polri-TNI harus kuat. Kemudian perlu angkatan perang yang kuat. Kelima syarat itu semuanya memerlukan peran aktif negara," jelasnya. [wah]
Editor:

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading