Dr. H. Oesman Sapta

Menhan: Pembebasan Ba’asyir Harus Ada Timbal Balik Ke Negara, Bukan Presiden

Politik  RABU, 23 JANUARI 2019 , 17:16:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menhan: Pembebasan Ba’asyir Harus Ada Timbal Balik Ke Nega

Abu Bakar Ba'asyir/Net

RMOL. Pendiri Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba’asyir harus mau memenuhi syarat yang diajukan negara jika mau dibebaskan.

Penegasan itu sebagaimana disampaikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu kepada di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/1).

Menurutnya, Ba’asyir harus mau berjanji dan menandatangani syarat-syarat yang diajukan negara.

“Dia harus berjanji, ini kan ada perjanjian dong ya tidak menyebarkan macem-macem seperti dulu, mengajak orang yang berbuat melawan negara," kata Ryamizard.

Dia juga menyoroti langkah pengacara Jokowi-Ma’ruf, Yusril Ihza Mahendra yang menyebut pembebasan Ba’asyir tanpa syarat. Kata mantan KSAD itu, pembebasan Ba’asyir harus ada timbal balik untuk negara, bukan untuk presiden secara pribadi.

"Timbal balik kan bukan untuk presiden, untuk negara ini," tegasnya.

Syarat yang harus diterima Ba’asyir, sambungnya, berkaitan dengan pertahanan dan stabilitas negara.

“Dia sudah tua, lama dipenjara. Dengan rasa kemanusiaan presiden, dia bisa di rumah bersama keluarganya gitu loh. Itu kan harus ada timbal balik dong," sambungnya. [ian]

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

, 20 FEBRUARI 2019 , 21:41:00

Nada Dari Nadi Dhani

Nada Dari Nadi Dhani

, 19 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

Pertamina

Pertamina "Dilemahkan" Penguasa Sendiri

, 19 FEBRUARI 2019 , 12:33:00

Prabowo Jenguk Ahmad Dhani

Prabowo Jenguk Ahmad Dhani

, 19 FEBRUARI 2019 , 16:19:00

Diskusi Pasca Debat

Diskusi Pasca Debat

, 19 FEBRUARI 2019 , 18:43:00