Ingat, Ma'ruf Amin Ikut Dukung Pembebasan Ba'asyir

Rabu, 23 Januari 2019, 11:20 WIB | Laporan: Sukardjito

Ma'ruf Amin/Net

RMOL. Rencana pembebasan terpidana terorisme Ustaz Abubakar Baasyir oleh Presiden Joko Widodo sempat menjadi kontroversi akhir-akhir ini.

Satu sisi, ada pandangan Jokowi sebagai calon presiden berpolitik atas pembebasan tersebut untuk meraih simpati elektoral di tiga bulan jelang coblosan Pilpres 2019.

Di sisi lain, Jokowi sebagai Presiden mendapat "perdebatan" di kalangan menterinya, khususnya Menkopolhukam Wiranto.

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin sempat berkomentar soal pembebasan terpidana kasus terorisme Ustaz Abubakar Ba'asyir.

Menurut Ma'ruf langkah Presiden Jokowi itu sesuatu yang mengejutkan. Dan langkah besar untuk kemanusiaan.

"Ya itu saya kira sesuatu yang surprise, suatu langkah jitu itu, kemanusiaan, memberikan semacam hadiah yang luar biasa karena orang sudah tua. Tentu saya kira langkah besar kemanusiaan untuk bisa membebaskan," kata Ma'ruf pekan lalu (Jumat, 18/1).

Belakangan, urusan rencana pembebasan Ba'asyir tampak sudah selesai.

Pemerintah lewat Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko berujar menunda pembebasan Ba'asyir.  Sebab, Ba'asyir menolak tandatangani surat cinta tanah air. [jto]
Editor: Sukardjito

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading