Edy Mundur, PSSI Perlu "Bersih-Bersih" Pengurus

Minggu, 20 Januari 2019, 15:15 WIB | Laporan: Sukardjito

Ilustrasi/Net

RMOL. Pasca penyataan mundur Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI). Kasak-kusuk kongres luar biasa (KLB) pun menyeruak.

Hal itu tidak ditampik oleh sejumlah pemilik suara, salah satunya Ketua Asosiasi Provinsi PSSI DKI Jakarta Uden Kusuma Wijaya.

"Saya kira itu harus (KLB). Demi pembaruan di tubuh PSSI," kata Uden, Minggu (20/1).

Pentingnya KLB itu untuk segera digelar terkait PSSI saat ini tengah berada di kondisi terburuknya usai beberapa anggota Exco ditangkap diduga terlibat pengaturan skor.

"Selain mengganti Ketua Umum, PSSI juga perlu "bersih-bersih' anggota-anggota lamanya dengan sosok yang lebih kompeten," tegas Uden.

Edy Rahmayadi sebelumnya terpilih menjadi Ketua Umum PSSI periode 2016-2020, dan ia melepaskan jabatan tersebut pada awal tahun 2019.

Joko Driyono dipastikan menjabat sebagai Ketua Umum PSSI pada sisa periode hingga 2020 mendatang.

Joko Driyono sendiri namanya juga masuk dalam daftar saksi pihak kepolisian yang tengah menyidik kasus dugaan pengaturan pertandingan liga Indonesia. [jto]
Editor: Sukardjito

Kolom Komentar


Sebelumnya

Kunci Scudetto

Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading