Dua WN Kanada Masih Ditahan, Justin Trudeau Tegur China

Sabtu, 12 Januari 2019, 22:29 WIB | Laporan: Amelia Fitriani

Justin Trudeau/Net

RMOL. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau kembali menegur China atas penahanan dua warga Kanada yang memicu pertikaian diplomatik antara kedua negara.

"Sangat disayangkan bahwa China telah secara sewenang-wenang dan tidak adil menahan dua warga negara Kanada," kata Trudeau jelang akhir pekan ini.

Kedua orang Kanada itu diketahui ditahan bulan lalu setelah penangkapan kepala keuangan Huawei Meng Wanzhou akhir tahun lalu.
Partai Berkarya

Dalam sebuah artikel di surat kabar Hill Times yang berbasis di Ottawa pada hari Rabu kemarin, Dutabesar China untuk Kanada, Lu Shaye mengatakan tuntutan Kanada untuk pembebasan kedua orang itu mencerminkan "standar ganda" yang lahir dari egotisme Barat dan supremasi kulit putih.

Ditanya mengenai hal tersebut, Trudeau mengatakan bahwa Kanada hanya bertindak sesuai dengan aturan hukum.

Meng telah dibebaskan dengan jaminan dan tinggal di rumahnya di Vancouver menunggu proses ekstradisi lebih lanjut.

"Kanada adalah negara supremasi hukum. Ini adalah sesuatu yang kami ketahui dan kami hargai," kata Trudeau seperti dimuat Reuters.

"Kami memiliki sistem peradilan yang tidak tunduk pada campur tangan politik," tambahnya. [mel]
Tag:

Kolom Komentar


Video

Aplikasi Pengawal TPS Di Pemilu 2019

Senin, 25 Maret 2019
Video

Utamakan Guru Honorer Ketimbang Pengangguran

Senin, 25 Maret 2019
Video

Kampanye Terbuka, Kedua Paslon Langgar Peraturan

Senin, 25 Maret 2019
loading