Verified
Dr. H. Oesman Sapta

Sekjen PAN: Bawaslu Harus Telusuri Sumber Dana Kampanye Peserta Pilpres

Politik  JUM'AT, 11 JANUARI 2019 , 18:57:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sekjen PAN: Bawaslu Harus Telusuri Sumber Dana Kampanye Peserta

Eddy Soeparno/RMOL

RMOL. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus mengkaji serius soal temuan Indonesian Corruption Watch (ICW) terkait besaran sumbangan dana kampanye dari pihak swasta.

Dalam catatan ICW, dana kampanye Jokowi-Ma'ruf sebesar Rp 55,9 miliar yang dilaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) lebih banyak disokong pihak ketiga. Dari jumlah itu, sebesar Rp 37,9 miliar atau 86 persen berasal dari perkumpulan Golfer TBIG dan Golfer TRG. Sementara 14 persen sisanya berasal dari badan usaha, parpol, dana pribadi Jokowi, dan perseorangan.

CW curiga dua perkumpulan golfer itu merupakan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Teknologi Riset Global Investama (TRG) yang sahamnya dimiliki Wahyu Sakti Trenggono, bendahara TKN Jokowi-Ma'ruf.

Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno menyebutkan, jika ada dana kampanye yang terlampau besar dari pihak swasta tentu indikasi pelanggaran pun semakin besar.

"Kalau ada yang melanggar atau diindikasikan melanggar ditindak lanjuti saja oleh Bawaslu, itu kan yang paling  gampang," ujar Eddy di kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (11/1).

Eddy mengingatkan bahwa KPU sudah menetapkan batasan sumbangan dana kampanye yang harus dipatuhi pasangan calon.

"Bantuan untuk kampanye individu itu sudah ada batasannya kalau enggak salah Rp. 2,5 miliar, dan Rp. 25 miliar bagi kelompok," tukasnya. [rus]

Komentar Pembaca
#VlogNews: Rasanya Nonton Debat Pilpres Bareng Pendukung Jokowi dan Prabowo
Rizal Ramli: Koperasi Tak Sekadar Jadi Bahan Pidato
Dukung Prabowo-Sandi Pasca Debat Perdana

Dukung Prabowo-Sandi Pasca Debat Perdana

, 18 JANUARI 2019 , 15:11:00

Joget Di Panggung Debat

Joget Di Panggung Debat

, 18 JANUARI 2019 , 10:58:00

Ratu Hemas Diberhentikan

Ratu Hemas Diberhentikan

, 16 JANUARI 2019 , 02:47:00