22 Anggota KKB Di Papua Diciduk, Pelaku Penyerangan Pekerja Terus Dikejar

Hukum  JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 03:42:00 WIB | LAPORAN: LOPI KASIM

22 Anggota KKB Di Papua Diciduk, Pelaku Penyerangan Pekerja Teru

Ilustrasi/Net

RMOL. Selama tahun 2018, TNI dan Polri telah menciduk 22 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Tak hanya itu, 25 orang yang menjadi penyuplai senjata ke kelompok tersebut juga telah ditangkap.

"Juga sudah mengamankan 20 pucuk senjata api panjang dan pendek dan 1.333 butir amunisi," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, Kamis (13/12).

Dedi menyebut, pergerakan KKB sudah terbaca. Pihaknya juga terus melakukan upaya penangkapan anggota kelompok lainnya yang melakukan penyerangan terhadap pekerja jalan Trans Papua.

"Saat ini tim masih bergerak, khususnya mencari empat jenazah lagi yang belum ditemukan. Masih ada beberapa masyarakat yang masuk ke hutan nanti akan dievakuasi dan dikembalikan lagi," katanya.

Menurut Dedi, senjata api yang didapat KKB selain selundupan dari Filipina dan Papua Nugini juga didapat dari rampasan penyerangan anggota TNI-Polri di daerah konflik seperti di Ambon.

Sedangkan, 25 orang penyuplai senjata ke kelompok tersebut berasal dari dalam negeri dan luar negeri.

"Ada WNI, yang orang Polandia itu dan sebagian dari yang lainnya," pungkas Dedi. [lov]


Sampaikan Visi Misi, Jokowi Langgar UU Pemilu?
Lemahkan Petani, Menteri Enggar Mengecewakan!
Pertemuan Tahunan OJK

Pertemuan Tahunan OJK

, 12 JANUARI 2019 , 01:59:00

Rehab Rumah Veteran

Rehab Rumah Veteran

, 13 JANUARI 2019 , 07:54:00

60 Tahun Revolusi Kuba

60 Tahun Revolusi Kuba

, 12 JANUARI 2019 , 08:38:00