Wajar Parpol Pendukung Capres Saling Serang

Minggu, 09 Desember 2018, 17:38 WIB | Laporan: Adityo Nugroho
RMOL. Saling tuding antar partai politik pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden merupakan hal wajar. Kontestasi politik membuat masing-masing parpol mengeluarkan energi ekstranya untuk lolos ke Senayan.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komaruddin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (9/12).

Hal itu disampaikan dia melihat serangan Golkar ke PSI dan Demokrat ke Partai Berkarya. Golkar menuding PSI menjadi energi negatif yang melemahkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Partai Berkarya

Sementara Demokrat memandang manuver Partai Berkarya yang digawangi Tommy Soeharto yang menjual Orde Baru menjadi ancaman bagi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ditinggal pemilih.

"Syarat parliamentary threshold yang besar untuk lolos ke Senayan membuat mereka bermanuver berlebihan dan sangat kencang yang secara tidak langsung justru menghantam partai lain di kawan koalisinya," kata Ujang Komaruddin.

"Tidak terhindarkan, akrobat politik membuat mereka memakan teman sendiri," pungkasnya.[dem]
Editor: Ade Mulyana

Kolom Komentar


Video

Aplikasi Pengawal TPS Di Pemilu 2019

Senin, 25 Maret 2019
Video

Utamakan Guru Honorer Ketimbang Pengangguran

Senin, 25 Maret 2019
Video

Kampanye Terbuka, Kedua Paslon Langgar Peraturan

Senin, 25 Maret 2019
loading