Kalangan Aktivis Tolak Penanganan Papua Secara Militer

Sabtu, 08 Desember 2018, 10:18 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Syafti Hidayat (kiri)/Net

RMOL. Usulan agar TNI sebagai garda terdepan dalam penanganan keamanan di Papua ditolak oleh kalangan aktivis. Terlebih jika penanganannya dilakukan dengan cara militer.

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Syafti Hidayat menegaskan, pihaknya sangat tidak setuju dengan usulan yang disampaikan oleh Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri itu.

"Tidak setuju. Penyelesaian harus dengan cara damai," tegasnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (8/12).
Lomba Foto SelfiePilpres2019

Baca: Kiki Syahnakri: Pembantaian Di Papua Bukan Lagi KKB, Tumpas Secara Militer!

Menurut Syafti Hidayat, pendekatan dengan cara kekerasan akan melahirkan kekerasan juga. Dan sudah pasti korban akan terus berjatuhan.

"Konflik Aceh saja bisa diselesaikan dengan cara damai. Konflik Papua juga harus bisa diselesaikan dengan cara damai," tutupnya. [rus]

Kolom Komentar


Video

Sebelum Sandi, Jokowi Pernah Janji Hapus Ujian Nasional

Jumat, 22 Maret 2019
Video

PSI: Jokowi Anjlok Karena Korupsi Parpol Pendukung

Jumat, 22 Maret 2019
loading