Hanura

Jokowi Tidak Akan Besar Di Papua Asalkan Pemilu Jurdil

Politik  JUM'AT, 07 DESEMBER 2018 , 09:53:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Jokowi Tidak Akan Besar Di Papua Asalkan Pemilu Jurdil

Joko Widodo/Net

RMOL. Pernyataan tokoh Papua, Natalius Pigai bahwa Wamena-Nduga, satu-satunya proyek ruas jalan yang dibangun semasa kepresidenan Jokowi diyakini bisa berimplikasi terhadap suara petahana di Pilpres 2019 nanti.

"Ini politik pencitraan namanya," tegas Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem), Syafti Hidayat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (7/12).

Ia yakin masyarakat yang sadar politik pencitraan yang tengah dimainkan itu tidak akan memilih Jokowi.

Sebelumnya, Pigai juga menyatakan, selama 10 tahun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkuasa ada sembilan ruas jalan di Trans Papua.

Menurut aktivis yang akrab disapa Uchok ini, apa yang disampaikan Pigai memperjelas bahwa SBY lebih serius membangun Papua ketimbang Jokowi.

"Asal Pemilu jujur dan adil, suara Jokowi tak akan besar di Papua," pungkasnya.[wid]


Komentar Pembaca
Kemendagri: Ada Pihak Yang Sengaja Buang KTP-El
Rezim Jokowi Dicap Fasis, Paket Ekonominya Pesanan Imperialis
Peluncuran Museum Maritim

Peluncuran Museum Maritim

, 08 DESEMBER 2018 , 02:27:00

Dukungan Jakmania Untuk Persija

Dukungan Jakmania Untuk Persija

, 09 DESEMBER 2018 , 00:44:00

Rapi-Rapi Jelang Deklarasi

Rapi-Rapi Jelang Deklarasi

, 08 DESEMBER 2018 , 15:48:00