Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

Digital Marketing Bukan Lagi Pilihan, Tapi Keharusan

Laporan: Dede Zaki Mubarok | Selasa, 27 November 2018, 06:43 WIB

Pelatihan Digital Marketing/Dok

RMOL. Berwirausaha adalah salah satu kegiatan yang sejalan dengan Gerakan Indonesia Mandiri. Saat ini semakin banyak kaum perempuan yang terjun ke dunia wirausaha.

Mencermati perkembangan ini, Kementerian Kordinator Pembangunan Manusia dan kebudayaan (Kemenko PMK) bekerja sama dengan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Daya Annisa menggelar pelatihan marketing digital di kalangan pelaku usaha kecil-menengah perempuan di Yogyakarta (26/11).

‘’Untuk kondisi saat ini, digital marketing bukan lagi pilihan, melainkan sudah hampir seperti keharusan,’’ ujar Dr. H. Rumadi, Anggota Gugus Tugas Nasional Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) Kemenko PMK.

Menurut Rumadi, sebagai bentuk perhatian khusus kegiatan ini menyasar kaum perempuan. Pada kenyataannya, partisipasi perempuan di sektor lapangan kerja memang masih tertinggal jauh dari kaum laki-laki, Di kalangan angkatan kerja perempuan, hanya 37 persen yang bekerja, sementara di kalangan laki-laki mencapai 63 persen. ‘’Kecuali di industri kreatif, partisipasi perempuan justru lebih tinggi,’’ tegas Rumadi.

Tanpa bicara soal gender, menurut Rumadi, kewirausahaan adalah pekerjaan terhormat. Bukan saja membantu rumah tangga, kewirausahaan juga membantu negara melalui penciptaaan tenaga kerja, pemasukan pajak, bahkan devisa.

‘’Kegiatan digital marketing ini menjadi penting, karena promosi menjadi lebih cepat, lebih murah dan daya jangkauannya sangat luas,’’ ujar Rumadi yang juga merupakan tokoh Nahdatul Ulama (NU).

Rumadi menegaskan GNRM itu sendiri bersandar pada tiga nilai keutamaan, yakni etos kerja, integritas dan gotong royong. Tujuannya adalah membangun Indonesia Mandiri, Indonesia Bersih, Indonesia Tertib, Indonesia Bersatu dan Indonesia Melayani.

‘’Kalau kewirausahaan jelas, arahnya ke Indonesia Mandiri,’’ jelas Rumadi.

Dengan mengambil tema Pengembangan UMKM  Melalui Digital Marketing untuk Membangun Kreatifitas dan Kemandirian Pelaku UMKM di DIY ini, diharapkan para peserta lebih memahami seluk beluk pemanfaatan pelaku UMKM platform digital yang ada.

Sementara itu, Ketua Pokmas Daya Anissa, Wahyu Heniwati, mengakui bahwa sebagian besar pelaku usaha UKM di Yogyakarta sudah melek marketing digital dengan memanfaatkan media sosial atau Bukalapak, Tokopedia dan sejenisnya.

‘’Kita justru mengajak mereka yang masih tertinggal, belum menguasai platform digital marketing itu,’’ ujarnya.

Lebih jauh Wahyu Heniwati menambahkan bahwa platform digital marketing itu juga membuka peluang bagi kaum perempuan, yakni bisa produktif tanpa harus bekerja di luar rumah. [jto] 

Artikel Lainnya

Menko Puan Tinjau Dua Laboratorium Ketahanan Pangan Di Austria

Menko Puan Tinjau Dua Laborato..

Selasa, 11 Desember 2018
Menko PMK Melepas Satgas Gabungan Penanganan Gempa NTB

Menko PMK Melepas Satgas Gabun..

Jumat, 07 Desember 2018
Menko Puan: Kerja Sama Nuklir Penting Untuk Pembangunan

Menko Puan: Kerja Sama Nuklir ..

Sabtu, 01 Desember 2018
Menko PMK Pastikan Pembangunan Rumah Korban Gempa Berjalan Lancar

Menko PMK Pastikan Pembangunan..

Rabu, 21 November 2018
Menko PMK Hadiri Penutupan Sidang KTT ASEAN

Menko PMK Hadiri Penutupan Sid..

Jumat, 16 November 2018
Hari Kedua Menko PMK Ikuti Rangkaian Sidang dari KTT ASEAN

Hari Kedua Menko PMK Ikuti Ran..

Kamis, 15 November 2018
Menko PMK Ikuti Rangkaian Sidang KTT ASEAN ke-33

Menko PMK Ikuti Rangkaian Sida..

Kamis, 15 November 2018
Kemenko PMK Koordinasikan Permainan Rakyat Jadi Bagian Kebijakan Nasional

Kemenko PMK Koordinasikan Perm..

Rabu, 14 November 2018
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan