Pelihara Eksistensi RI, Butuh Jaring Perhubungan Udara Yang Kuat

Sabtu, 17 November 2018, 11:19 WIB | Laporan: Idham Anhari

Chappy Hakim/RMOL

RMOL. Jaring perhubungan udara Indonesia memiliki peluang bisnis yang besar. Namun, hal itu belum diimbangi dengan konsep dasar perhubungan udara yang kuat.

Begitu yang disampaikan pengamat senior penerbangan, Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim saat menjadi pembicara diskusi perspektif Indonesia bertajuk "Semoga Merpati Tak Ingkar Janji", di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11).

"Negara RI harus bisa dipelihara eksistensinya, dalam rangka itu dibutuhkan jaring perhubungan udara yang kuat," kata dia.

Chappy berpandangan agar pemerintah membentuk Dewan Penerbangan Nasional. Dewan ini bertugas mengakomodir semua masalah penerbangan di tingkat yang strategis.

Apalagi itu adalah amanat UU 1/2009 tentang Penerbangan.

Dan merujuk dari peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP beberapa waktu lalu, Chappy melihat bahwa penerbangan nasional belum ditangani secara integral.

"Penerbangan nasional itu tidak bisa hanya ditangani oleh satu kementerian, yakni Kementerian Perhubungan saja," ujarnya. [rus]

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading