Dr. H. Oesman Sapta

Tahun Politik, Pemberitaan Korupsi Harus Disertai Bukti Valid

Politik  SABTU, 17 NOVEMBER 2018 , 10:56:00 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

RMOL. Terkait pemberitaan Majalah Tempo pada 16 November 2018 yang menyebut ada mafia anggaran dengan melibatkan beberapa tokoh politik dianggap tidak berdasarkan fakta dan bukti yang valid.

Menanggapi itu, Sekretaris Lembaga Pengawasan dan Pegawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) Dwi Nurdiansyah mengecam setiap kabar berita terkait ujaran kebencian yang tidak ada bukti dan nilai kerugian negara yang jelas.

"Pemberantasan dugaan korupsi harus berdasarkan bukti dan fakta hukum yang kuat, perlu adanya bukti awal dan adanya nilai kerugian negara jelas secara materiil," kata Dwi dalam keterangannya, Sabtu (17/11).

Dalam pemberitaan tersebut, tertera nama-nama politisi seperti M. Romahurmuziy (Ketum PPP), Amin Santono (Fraksi Demokrat), Irgan Chairul Mahfiz (Fraksi PPP) dan beberapa politisi Senayan lainnya yang turut berperan dalam kasus Puji Suhartono.

Menurut Dwi, memasuki tahun politik saat ini, pihaknya berharap para pemangku kepentingan dalam penegakan hukum benar-benar jernih berdasarkan hukum bukan berdasarkan asumsi sehingga jalannya Pemilu dapat berjalan lancar dan jauh dari pemberitaan yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya.

"Bahwa terkait keterlibatan tokoh politik juga harus didasarkan bukti yang kuat agar tidak timbul kesan ada unsur politik terkait dengan kompetisi," pungkasnya. [rus]


Komentar Pembaca
#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

, 20 FEBRUARI 2019 , 21:41:00

Nada Dari Nadi Dhani

Nada Dari Nadi Dhani

, 19 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

Pertamina

Pertamina "Dilemahkan" Penguasa Sendiri

, 19 FEBRUARI 2019 , 12:33:00

Prabowo Jenguk Ahmad Dhani

Prabowo Jenguk Ahmad Dhani

, 19 FEBRUARI 2019 , 16:19:00

Diskusi Pasca Debat

Diskusi Pasca Debat

, 19 FEBRUARI 2019 , 18:43:00

Curhat Buni Yani Dalam Lapas, Apa Ahok Pernah Kelihatan Di Penjara?
Segera Berakhir, Pemerintahan Jokowi Harus Tetap Diawasi
Malam Munajat 212, 14 KAI Berhenti Luar Biasa Di Stasiun Jatinegara
Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Hersu Corner22 Februari 2019 21:13

Lima Hari Lagi

Lima Hari Lagi

Dahlan Iskan23 Februari 2019 05:16

Andi Arief: Ungkap Kejadian, Sudirman Said Hendak Dihabisi
Pakar Ekonomi Nilai Jokowi Permainkan Rakyat
Prabowo: Tidak Boleh Lagi Ada Rakyat Yang Tidak Bisa Makan
Dua Saksi Untuk Tersangka Samin Tan Mangkir Pemeriksaan
Lima Hari Lagi

Lima Hari Lagi

Dahlan Iskan23 Februari 2019 05:16

Bantuan Alsintan

Bantuan Alsintan

foto23 Februari 2019 04:29

Vaksin 14 Ribu Dosis Dikirim Ke NTB Cegah Rabies