Hanura

Popularitas Caleg Tidak Menjamin Tingginya Pemilih

Politik  SABTU, 20 OKTOBER 2018 , 02:38:00 WIB | LAPORAN: JOHANNES NAINGGOLAN

RMOL. Popularitas caleg tidak menjamin adanya korelasi yang lurus dengan elektabilitas atau keterpilihan dari masyarakat.

Begitu kata Direktur Eksekutif Lingkar Kajian Komunikasi Politik (LKKP), Adiyana Slamet.

Menurutnya ada dua tahap yang harus dilewati para caleg untuk mempunyai elektabilitas. Pertama, menyapa konstituen atau pemilih dengan mencoba merespon permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Kedua, setelah dikenal konstituennya, barulah melewati proses penerimaan masyarakat terhadap caleg tersebut.

"Ketika para caleg sudah melewati dua proses tersebut, atau membangun komunikasi politik dengan pemilih maka keterpilihannya atau elektabilitasnya akan ada," ucap Adiyana saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (19/10).

Adiyana menambahkan, pemilih atau konstituen perlu diyakinkan melalui proses pendekatan yang cukup panjang, sehingga tidak hanya mengedepankan popularitas caleg tersebut.

Menurutnya proses mendapatkan elektabilitas itu harus melalui waktu yang panjang, membangun kedikenalan, dan membangun pemikiran masyarakat.

"Baru disitu muncul elektabilitas atau keterpilihan dari caleg tersebut tinggi," pungkas Adiyana. [nes]


#PolitisiOnTheRoad: Menggugat Surya Paloh Karena Sayang
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?
Kompetisi Peradilan Semu Anti Korupsi

Kompetisi Peradilan Semu Anti Korupsi

, 16 NOVEMBER 2018 , 14:17:00

Prabowo Subianto Kunjungi Anwar Ibrahim

Prabowo Subianto Kunjungi Anwar Ibrahim

, 15 NOVEMBER 2018 , 10:58:00

Mukernas PPP Kubu Jakarta

Mukernas PPP Kubu Jakarta

, 15 NOVEMBER 2018 , 14:36:00