Dr. H. Oesman Sapta

Pesantren Boleh Didatangi Untuk Silaturahmi Bukan Kampanye

Politik  KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 17:39:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pesantren Boleh Didatangi Untuk Silaturahmi Bukan Kampanye

Arsul Sani/RMOL

RMOL. Kontestan politik Pileg dan Pilpres 2019 sah-sah saja melakukan kunjungan ke lembaga pendidikan seperti sekolah dan pesantren.

"Boleh didatangi untuk silaturahmi tapi tidak boleh kampanye," ujar Sekjen PPP, Arsul Sani di Ruang Fraksi PPP DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/10).

Arsul menyebutkan kunjungan silaturahmi tentu berbeda dengan kampanye. Kegiatan kampanye selalu disertai dengan atribut tertentu yang mencitrakan calon atau partai politik.

"Kampanye ada misalnya kalau datang ke sana pakai seragam, kemudian disertai seragam paslon atau atribut partai. Itu tanda-tanda kampanye," jelasnya.

Sementara itu, lanjut dia, silaturahmi adalah kunjungan santai untuk mencari masukan dan meminta nasihat.

"Menerima masukan keluhan dan terjadi dialog, ya enggak (kampanye)," demikian Arsul, anggota Komisi III DPR. [rus]

Komentar Pembaca
#JokowiBohongLagi Dan Bukti-buktinya

#JokowiBohongLagi Dan Bukti-buktinya

, 18 FEBRUARI 2019 , 07:00:00

Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

, 16 FEBRUARI 2019 , 21:00:00