Hanura

Kementerian PUPR Dan Kadin Promosikan Peluang Investasi Pada Pengusaha Spanyol

Advertorial  MINGGU, 23 SEPTEMBER 2018 , 16:11:00 WIB

Kementerian PUPR Dan Kadin Promosikan Peluang Investasi Pada Pengusaha Spanyol

Menteri Basuki bersama rombongan di Madrid/PUPR

RMOL. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berada di Madrid, Spanyol dalam rangka Business Indonesia Roundtable Meeting yang berlangsung Jumat 21 September.

Pertemuan bertujuan untuk meningkatkan kerja sama Indonesia-Spanyol baik pada level government to goverment (G2G) maupun business to business (B2B), khususnya di bidang pembangunan infrastruktur. Dari sisi kerja sama ekonomi Indonesia dengan negara-negara Uni Eropa, Spanyol menempati urutan ke enam di bawah Belanda, Jerman, Inggris, Prancis dan Italia.

Business Indonesia Roundtable Meeting diselenggarakan di Kantor Confederacion Espanola de Organizaciones Empresariales (CEOE). Pada sesi pembukaan diisi pemaparan Wakil Presiden CEOE Joacquin Gay de Montella, Dubes RI untuk Spanyol Hermono, Sekretaris Negara bidang Infrastruktur, Transportasi, dan Perumahan Spanyol Pedro Saura Garcia, Sekjen Kamar Dagang dan Industri Spanyol Adolfo Diaz-Ambrona Medrane dan Wakil Ketua Kadin Indonesia Erwin Aksa.

Menteri Basuki menjelaskan bahwa besarnya potensi kerja sama Indonesia dan Spanyol yang masih bisa dikembangkan. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke empat di dunia dengan 71,57 persen adalah kelas menengah. Dengan GDP sebesar USD 932 miliar di tahun 2017, Indonesia tercatat memiliki GDP terbesar di kawasan ASEAN dan menjadi bagian dari negara-negara G20.

Pembangunan infrastruktur di Indonesia menjadi prioritas pemerintahan saat ini dan menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Basuki meyakini bahwa pembangunan infrastruktur masih banyak menyediakan peluang investasi yang dapat dikerjasamakan dengan para pengusaha negara-negara lain, khususnya Spanyol.

Pemerintah juga telah melakukan reformasi kebijakan untuk memastikan kemudahan dan kenyamanan investasi di Indonesia. Diharapkan hal ini akan dapat menarik investasi dari pengusaha-pengusaha Spanyol, khususnya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Menteri Basuki tidak lupa mengundang pengusaha Spanyol untuk hadir pada Indonesia Infrastruktur Week yang akan diselenggarakan pada Oktober 2018 yang diikuti para pelaku utama dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Pertemuan dilanjutkan dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai komitmen kerja sama selama dua tahun mendatang yang ditandatangani Wakil Ketua Kadin Indonesia Erwin Aksa dan Sekjen Kamar Dagang Spanyol Adolfo Diaz-Ambrona Medrane.

Adanya MoU untuk lebih mempromosikan dan meningkatkan perdagangan, investasi, infrastruktur, dan ekonomi, termasuk pertukaran data dan informasi. Selain itu juga saling membantu untuk berpartisipasi berbagai pertemuan (pameran dagang, konferensi, seminar) dan pertukaran delegasi dagang dan industri baik individual maupun berkelompok.

Dubes Hermono menyambut baik diselenggarakannya pertemuan investasi infrastruktur dan menjelaskan bahwa hal itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di Indonesia pada Juli 2018 antara Kadin Indonesia dan CEOE Spanyol. Pada pertemuan itu, kedua pihak sepakat dalam upaya terus mendorong dan mengoptimalkan berbagai kerja sama investasi di bidang infrastruktur di masa mendatang.

Pertemuan dilanjutkan dengan dua sesi diskusi panel. Pada sesi pertama, dibahas peluang usaha dan investasi pada proyek infrastruktur dengan panelis dari ICEX-Invest Spanyol Jamie Montalvo, Dirjen Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin, dan Komite Tetap Pengembangan SDM Infrastruktur Kadin Danding Sri Harninto.

Sesi selanjutnya dibahas mengenai pembiayaan dan garansi pada proyek infrastruktur dengan panelis dari Sekretariat Negara bidang Perdagangan Spanyol Maria Aparici, Komite Asia dan Oceania CEOE Tomas Gonzales, Kepala Divisi Keuangan dan Investasi PT SMI Indar Barung dan Komite Tetap Investasi KADIN Reza Maspaitella.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Dirjen Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin, Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi AH, Direktur Operasi PT Wijaya Karya Agung Budi Waskito, Direktur Operasi PT Brantas Abipraya Widyo Praseno Soegianto, Direktur Kerja Sama Jasa Konstruksi Dewi Chomistriana dan Kabiro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. [***/wah]


Komentar Pembaca
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

KKB Di Papua Hanya Ingin Eksis

KKB Di Papua Hanya Ingin Eksis

, 11 DESEMBER 2018 , 15:00:00

Dukungan Jakmania Untuk Persija

Dukungan Jakmania Untuk Persija

, 09 DESEMBER 2018 , 00:44:00

Potensi Korupsi Proyek Infrastruktur

Potensi Korupsi Proyek Infrastruktur

, 11 DESEMBER 2018 , 03:08:00

Jakmania Rayakan Kemenangan

Jakmania Rayakan Kemenangan

, 09 DESEMBER 2018 , 20:53:00