Hanura

Didesak Mundur, Ma'ruf Amin: Saya Harus Apa?

Politik  JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 21:35:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Didesak Mundur, Ma'ruf Amin: Saya Harus Apa?

Foto/RMOL

RMOL. Calon Wakil Presiden Joko Widodo, Ma'ruf Amin diminta mundur dari jabatannya di Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan PB NU. Hal tersebut agar kedua ormas keagamaan itu tidak dijadikan alat kampanye Ma'ruf di Pilpres 2019.

"Itu nanti PBNU mengatur sesuia AD/ART. Saya harus apa?" ujar Ma'ruf di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/8).

Ma'ruf mengaku siap menjalankan aturan seiring langkahnya maju sebagai calon wakil presiden.

"Ada aturannya, apakah harus mengundurkan diri, apa saya otomatis dianggap mengundurkan diri," jelasnya.

KH Ma'ruf  Amin diminta mundur untuk menjaga independensi MUI dan NU. Ma'ruf Amin saat ini menjabat Ketua Umum MUI dan Rais Aam PB NU.

"Beliau harus mundur dari dua jabatan tersebut, kalau tidak akan merusak independensi organisasi. Jangan sampai MUI maupun PBNU dijadikan alat kampanye apalagi alat klaim representasi MUI maupun NU," kata Dewan Pakar ICMI Pusat Anton Tabah Digdoyo saat dihubungi. [fiq]

Komentar Pembaca
#PolitisiOnTheRoad: Kasus Ahok Gak Bikin Kapok
UBK Luruskan Sejarah Kemerdekaan

UBK Luruskan Sejarah Kemerdekaan

, 13 AGUSTUS 2018 , 19:00:00

Hapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00