Verified
Hanura

WAWANCARA

Iwan Setiawan: MK Jangan Lama-lama Dong Mutusinnya

Wawancara  KAMIS, 09 AGUSTUS 2018 , 10:24:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Iwan Setiawan: MK Jangan Lama-lama Dong Mutusinnya

Iwan Setiawan/Net

RMOL. Pria kelahiran Banjarnegara ini bersama komisioner KPU lainnya tetap bekerja menjalani tugasnya sembari menunggu putusan uji materi dari MK dan MA, meski bisa saja hasil kerja mereka 'mentah' jika MA dan MK memutuskan hal yang berlawanan dengan kondisi yang ada sementara ini. Misalnya jika MA ternyata memutuskan 'men­ghalalkan' para bekas terpidana kasus korupsi, narkoba dan ke­jahatan anak untuk nyaleg, maka praktis proses verifikasi yang dijalani KPU sia-sia belaka. Sementara MK misalnya me­mutuskan PT nol persen, maka praktis meja pendaftaran bakal capres-cawapres akan makin ramai. Berikut ini pernyataan Komisioner KPU Iwan Setiawan terkait hal-hal tersebut.

Hingga saat ini, proses veri­fikasi bacaleg yang sudah dilakukan KPU sudah sampai mana?
Masih proses, karena kita punya waktu antara tanggal 8-12 Agustus. Itu proses penyusu­nan dan penetapan daftar calon sementara (DCS). Sehingga kita masih punya waktu sampai tanggal 12 Agustus, hingga pada tanggal 14 Agustus daftar terse­but kita umumkan ke publik.

Sudah berapa banyak ba­caleg berstatus bekas narapi­dana kasus korupsi, bandar narkoba dan kejahatan sek­sual anak yang KPU coret?

Oh banyak itu. Begini, data ini kan bisa kita umumkan pada daftar calon sementara, sehingga kami tidak bisa mempublikasi­kan tentang jumlah nama dan dari partai apa, bakal calon yang diduga mantan napi koru­psi. Tetapi kami punya komit­men untuk memastikan, bahwa mantan napi korupsi, mantan napi kejahatan seksual terhadap anak, bandara narkoba akan kita seleksi sedemikian rupa agar tidak masuk ke dalam daftar calon sementara yang nanti akan diumumkan ke masyarakat.

Oh berarti secara otomatis nanti mereka akan langsung dicoret oleh KPU?

Itu akan masuk ke dalam bakal calon yang tidak memenuhi syarat. Jadi, bakal calon itu nanti akan ada dua kategori, bakal calon yang memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat. Kemarin itu masih ada tiga kategori, me­menuhi syarat, belum memenuhi syarat, dan tidak memenuhi. Setelah diperbaiki oleh parpol lalu kita verifikasi, nanti hanya tinggal dua, yaitu memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat. Kenapa? Karena bagi yang memenuhi syarat masih bisa diperbaiki persyaratannya atau bahkan diganti dengan orang lain. Namun bagi yang tidak memenuh syarat, itu harus diganti.

Nanti pada pengumungan DCS apakah para bacaleg yang dicoret karena berstatus bekas narapidana juga akan diumumkan ke publik?
Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

, 23 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Indonesia Berpotensi Jadi Mangkuk Pangan Asia
Bersihkan Puing Gempa Lombok

Bersihkan Puing Gempa Lombok

, 21 OKTOBER 2018 , 08:17:00

Patung Dua Kim

Patung Dua Kim

, 23 OKTOBER 2018 , 00:49:00

Hadiri Festival Nasyid Nusantara

Hadiri Festival Nasyid Nusantara

, 20 OKTOBER 2018 , 14:50:00