Hanura

Aneh, Cara Anies Tangani Aroma Busuk Kali Item

Nusantara  MINGGU, 22 JULI 2018 , 14:56:00 WIB | LAPORAN: DAR EDI YOGA

Aneh, Cara Anies Tangani Aroma Busuk Kali Item

Anies Baswedan/Net

RMOL. Menjelang Asian Games 18 Agustus hingga 2 September 2018, Pemerintah Provinsi Jakarta terus berbenah. Salah satu lokasi menjadi perhatian kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Lokasi wisma atlet yang berdekatan dengan Kali Sentiong atau biasa disebut Kali Item menjadi sorotan lantaran nantinya dinilai dapat mengganggu kenyamanan atlet.

Kali Item tersebut airnya berwarna hitam dan beraroma tidak sedap (bau). Untuk menghindari aroma tidak sedap air Kali Item, Gubernur Jakarta, Anies Baswedan menutup permukaan kali Item dengan menggunakan jaring plastik sekitar 650 meter persegi.

"Aneh sekali keputusan yang dibuat Anies untuk menangani aroma bau air Kali Item. Padahal masih tersedia waktu sekitar satu bulan untuk mengerjakan perbaikan kondisi air kali Item," ujar Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA), Azas Tigor Nainggolan kepada redaksi, Minggu (22/7).

Waktu penyelenggaraan Asian Games yang masih ada satu bulan lagi menurut Tigor, cukup sebenarnya untuk membenahi kondisi kali Item dan mencegah pengiriman kembali dari sumber limbah di sekitarnya.

Tigor menyebut cara yang diambil oleh Anies mirip ulah seekor kucing berak dan menutup kotorannya dengan pasir dari sekitar lokasi.

"Kucing berpikir bahwa ulahnya berak sembarangan tidak diketahui oleh orang di sekitarnya dan akan tidak ada aroma bau. Padahal menutup dengan pasir tetap saja aroma bau kotoran kucing tersebut tetap akan menyebar ke sekitar dan akhirnya diketahui,"

Tigor menilai, tindakan Anies terkesan menutup kali Item hanya sekadar gaya-gayaan untuk menyatakan gubernur Jakarta akan menyiapkan Jakarta sebaik mungkin sebagai tuan rumah Asian Games.

"Ya supaya kelihatan Gubernur yang bekerja baik dan mengatakan yang tidak bekerja  baik justru gubernur sebelumnya. Anies mau menunjukan dirinya  sebagai gubernur Jakarta saat ini berusaha menutupi pekerjaan gubernur sebelumnya yang tidak tuntas atau tidak bekerja baik," tuturnya.

Diakuinya memang Anies tidak pernah menjelek-jelekan gubernur sebelum dirinya. Apalagi membuat jelek hasil kerja baik gubernur sebelumnya.

Tapi sampai sekarang, Tigor menilai, Anies bersama Wakilnya, Sandiaga Uno belum membuahkan hasil kerja baik apapun.

"Coba lihat program transportasi OC Otrip saja gagal dan para pengemudi angkota teriak rugi. Program Rumah DP Rp 0 juga sampai hari ini belum ada satu tiang rumah pun yang didirikan," ulasnya. [wid]



Komentar Pembaca
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

KKB Di Papua Hanya Ingin Eksis

KKB Di Papua Hanya Ingin Eksis

, 11 DESEMBER 2018 , 15:00:00

Potensi Korupsi Proyek Infrastruktur

Potensi Korupsi Proyek Infrastruktur

, 11 DESEMBER 2018 , 03:08:00

Surat Suara Pemilu 2019

Surat Suara Pemilu 2019

, 12 DESEMBER 2018 , 00:32:00

Terintegrasi Bus Damri

Terintegrasi Bus Damri

, 10 DESEMBER 2018 , 16:45:00