Verified
Dr. H. Oesman Sapta

Tanggapi Jabatan Baru Ngabalin, Gerindra: Komisaris Bukan Jabatan Politik

Politik  JUM'AT, 20 JULI 2018 , 14:08:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tanggapi Jabatan Baru Ngabalin, Gerindra: Komisaris Bukan Jabata

Foto/RMOL

RMOL. Jabatan direksi ataupun komisaris di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bukanlah jatah bagi-bagi jabatan politik.

Demikian ditegaskan Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria menyikapi pengangkatan Deputi IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menjadi Anggota Dewan Komisaris PT Angkasa Pura I (Persero).

"Jabatan di komisaris apalagi di direksi bukan jabatan politik, bukan jabatan publik. Tapi jabatan orang-orang yang profesional," ujar Riza di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (20/7).

Riza menyebut, pemerintah harus bisa memahamai bahwa BUMN saat ini tengah dirundung banyak masalah. Sehingga, perlu orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi strategis.

"BUMN ini kan menjadi perusahaan milik negara yang diharapkan memberi kontribusi positif meningkatkan produktifitas. Nah di tengah masalah kita juga masalah BUMN harusnya pemerintah menempatkan orang-orang yang terbaik," jelasnya.

Alih-alih mendapatkan keuntungan, kata Riza, jika salah menempatkan orang justru yang akan terjadi adalah BUMN akan semakin merosot dan hancur.

"Kalau ini yang dilakukan bagi-bagi kekuasaan karena teman, sodara, kerabat, kroni dan sebagainya, yang hancur bukan hanya BUMN, maka bangsa ini akan hancur," tukasnya. [fiq]

Komentar Pembaca
#VlogNews: Rasanya Nonton Debat Pilpres Bareng Pendukung Jokowi dan Prabowo
Rizal Ramli: Koperasi Tak Sekadar Jadi Bahan Pidato
Dukung Prabowo-Sandi Pasca Debat Perdana

Dukung Prabowo-Sandi Pasca Debat Perdana

, 18 JANUARI 2019 , 15:11:00

Joget Di Panggung Debat

Joget Di Panggung Debat

, 18 JANUARI 2019 , 10:58:00

Ratu Hemas Diberhentikan

Ratu Hemas Diberhentikan

, 16 JANUARI 2019 , 02:47:00