Hanura

Menteri Susi & Fahri Hamzah Sama-sama Didukung Netizen

Perang Twit Soal Illegal Fishing

Politik  JUM'AT, 13 JULI 2018 , 08:21:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menteri Susi & Fahri Hamzah Sama-sama Didukung Netizen

Foto/Net

RMOL. Perang komentar antara Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah di media sosial tidak terhindarkan. Melalui akun twitter masing-masing, keduanya terlibat perang kata-kata. Bahkan, war­ganet ikut memanaskan situasi.

Perselisihan Susi dengan Fahri be­rawal ketika Susi memajang berita. Judul beritanya "Menteri Susi tegaskan pemberantasan pencurian ikan baru langkah awal." Berita yang dipajang diwall twitternya Susi, rupanya membuat Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah usil untuk menyindir dan menimpalinya.

Entah serius apa hanya mengejek saja, Fahri dalam tulisannya memberikan dua simbol tersenyum. "Dikasih waktu 5 tahun dijadikan langkah awal.. Seharusnya 5 tahun dipakai selesaikan kerjaan. Baru bertanggungjawab atas amanah namanya.. Kalau 5 tahun lagi kan belum tentu terpilih," sindirnya dengan menaruh simbol tawaan.

Melihat sindiran seperti itu, Susi nampaknya tak tahan. Menteri yang hoby berenang ini langsung membalas ciutan Fahri. Dengan nada kesal, Susi mendesak agar Fahri membaca berita secara utuh sehingga bisa mengerti.

"Sebaiknya baca seluruh statemen saya. Jangan dipotong separuh-separuh. Akhirnya seolah seperti yang anda pikir. Naif !!!," balas Susi.

Fahri yang terbiasa debat, juga langsung membalas lagi komentar Susi. Bahkan, bala­san Fahri lebih monohok. "Saya komentari setelah baca bu. Kalau saya komentari lebih jauh salahnya tambah banyak nanti," katanya lagi.

Selebihnya, Fahri mengkritik kebijakan Susi yang dianggap menyengsarakan para nelayan. "Soal keberanian saya anggap ibu Ok punya lah. Tapi ini, soal kemiskinan rakyat yang ada dalam kenyataan dan dalam statistik. Ibu ingin konservasi ikan, lalu syarat bagi rakyat untuk menangkap diper­sulit padahal rakyat cuman bisa itu karena berabad-abad hidup di situ."

Masih kata Fahri, teori tentang bertambah­nya jumlah ikan setelah pertunjukan "nge­bom" itu bohong. Gak usah hitung kepala ikan di laut yang luasnya 75% bumi dan 75% nusantara. "Hitung jumlah kepala orang miskin aja kita Gak sanggup. Poros maritim jokowi jadi Gak jelas. Di laut kita binasa," sentilnya.

Kendati banyak menyindir, Fahri berharap kepada Susi agar percakapan ini anggaplah sebuah kopi siang.

Perdebatan antara Susi dengan Fahri membuat warganet baper. Bahkan, banyak netizen yang menyalahkan Fahri karena hobi menyindir saja.

Seperti akun @aenuddintan yang mengkri­tik sikap Fahri. "Fahri Fahri, apa yang udah loe kasih buat bangsa dan rakyat Indonesia?? Jauh loe sama Bu Susi mah," kritik dia.

Akun @abe_andrean ikut membela Susi. "Semua juga tau, mana yang kerja, mana yang cuma nyinyir saja layaknya anak teka!! Orang sehat tangepin omongan orang sehat aja sharusnya!," katanya.

Selanjutnya akun @VictorHoutman mem­berikan semangat kepada Susi dan tak mem­perdulikan pernyataan Fahri. "Terus berkarya bu Susi, jangan pedulikan mulut nyinyir si Fahri Hamzah. Bu Susi membuktikan bahwa putri-putri Indonesia berani menerjang keras­nya gelombang dan badai."

Senada, akun @firman_270877 bilang jan­gan dihiraukan orang kaya gitu bu. Semoga ibu selalu diberi kelancaran oleh Tuhan YME dalam bekerja dan selalu sehat. #kamisman­istetapoptimis.

"Buat saya, 5 tahun bu SUSI punya makna bagi rakyat. Bicarakan yang lain saja," kata akun @natural1441 ditimpali akun @ adiarifin. "Tidak semua pekerjaan selesai dalam 5 tahun. Lihat saja penyelesaian produk-produk legislasi di DPR," ujar akun @natural144.

Akun @wawanmonyot mengatakan banyak banyaklah berpikir positif pak, biar tambah pahalanya, sukses terus Bu @susipudjiastuti semoga periode berikutnya masih bisa lan­jutkan perjuangan bersama Pak @jokowi dan rakyat Indonesia, aamiin.

Berikutnya, akun @KHOLIQ220814 men­gatakan mungkin Anda salah pengertian atau bagaimana. Anda pasti tau langkah awal itu masih harus di lanjutkan. Tentang siapa yang melanjutkan, yang penting harus baik dan lebih baik.

Berbeda, akun @alsubkisport membela sikap Fahri yang berani mengkritik Susi walaupun banyak yang mengkritik. Diapun memberikan dukungannya. "Mantap bang, maju terus bang kalau untuk membela rakyat miskin," dukungnya.

Akun @Alvino_M_Akbar juga ikut membe­la Fahri. "Kadang orang tidak mengerti perbe­daan memberi kritik membangun dan nyinyir. Jaman sekarang nyinyir disamakan artinya dengan kritikan membangun. Hmmmm."

Justru akun @maul_cool mengaku bangga dan salut dengan keberanian Fahri yang mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak pro kepentingan rakyat. "Masalahnya ada gak yang berani mengkritisi permasalahan pemerintah sekarang selain bang Fahri dan Fadli Zon?," terangnya.

Akun @andesrim mempunyai pandangan yang sama dengan yang mendukung Fahri. Diapun memberikan apresiasi terhadap sikap Fahri. "Mantap Bang Fahri, suara anda me­wakili suara rakyat," katanya.

"Setuju bang FH. Jangan dengarkan mereka yang ga tau cerita nelayan-nelayan kecil.. Yang gak setuju bang FHcoba sekali-sekali main ke Pantai Selatan Jawa Barat. Tanyakn pada nelayan kecil disana, biar nanti pada melek," ujar akun @Ryogartshop1.

Tak mau kalah, akun @Basyartauhid berang­gapan ciutan Fahri memberikan pemahaman kepada rakyat. "Lanjut bang @Fahrihamzah sudah sepatutnya rakyat tau yang mana yang sekedar hanya kosmetik," sambungnya.

Terakhir, akun @cahbedor membenarkan pernyataan Fahri jika rakyat dan nelayan sedang susah karena kebijakan para menteri Jokowi.

"Bener bang Fahri... Hidup cari makan aja udah di cegat cegat, terus apa-apa udah mahal.. Kebijakannya juga sudah tidak memikirkan nasib wong cilik, yang hidup di desa yang pal­ing terasa. Terima kasih," tandasnya. ***


Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi
720 Pengacara Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:17:00

Cium Tangan Kiai

Cium Tangan Kiai

, 21 SEPTEMBER 2018 , 22:41:00

Antri Tanda Tangan

Antri Tanda Tangan

, 18 SEPTEMBER 2018 , 03:45:00