Hanura

Sandi Janji Berikan Inovasi Dan Solusi Atasi Kepadatan Kota Tua

Nusantara  SELASA, 19 JUNI 2018 , 21:44:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Sandi Janji Berikan Inovasi Dan Solusi Atasi Kepadatan Kota Tua

Foto: RMOL

RMOL. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno angkat bicara soal kepadatan lokasi wisata Kota Tua, Jakarta Barat yang meresahkan pengunjung dan pejalan kaki.

Menurut dia, pihaknya terus memonitor kepadatan yang terjadi lantaran tidak tertibnya pedagang kaki lima yang berjualan sepanjang jalan menuju wisata Kota Tua.

"Kita terus monitor situasinya. Ini salah satu yang sangat menyedot perhatian dari bukan hanya publik, tapi dari PKL. Semakin banyak beritanya, semakin banyak teman-teman pedagang kecil yang datang ke sana karena memang gulanya ada di situ," ujar Sandi di Balaikota DKI Jakarta, Jl. Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (19/6).

Pihak pemprov sendiri berupaya untuk melakukan inovatif agar kawasan wisata Kota Tua dapat kembali tertata. Caranya, dengan mengerahkan seluruh kepala dinas terkait untuk memberikan solusi tepat.

"Ini tantangan kita untuk para dinas dan kewilayahan untuk menghadirkan solusi yang inovatif. Bahwa kalau seperti yang dulu hanya ditertibkan, ini akan kembali lagi," tambah Sandi.

Ini bukan hanya kali pertama, sering setiap libur panjang atau libur nasional, kawasan Kota Tua sering ramai dengan PKL dadakan yang berjualan. Pemprov DKI berjanji akan memberikan solusi bagi PKL di Kota Tua agar tidak lagi menganggu pejalan kaki.

"Jadi jangan selalu bilang: oh jumlahnya datang terlalu banyak. Ya sudah kita pasti bisa antisipasi, setiap lebaran seperti itu. Mestinya harus lebih inovatif lagi," tutup Sandi. [sam]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi
720 Pengacara Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:17:00

Marching Band TNI AL Di Rusia

Marching Band TNI AL Di Rusia

, 15 SEPTEMBER 2018 , 12:50:00

Cium Tangan Kiai

Cium Tangan Kiai

, 21 SEPTEMBER 2018 , 22:41:00