Hanura

Memohon SP3 Bagi Para Tersangka Makar

Menuju Peradaban  SELASA, 19 JUNI 2018 , 09:29:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Memohon SP3 Bagi Para Tersangka Makar

Jaya Suprana/Net

SYUKUR Ahamdullilah, RMOL memberitakan bahwa tidak lama setelah Kepolisian memaklumatkan Surat Penghentian Penyelidikan terhadap Habib Rizieq Sihab, maka Kepolisian juga menghentikan penyelidikan terhadap Sukmawati Soekarnoputri.
SP3

Kepolisian tidak melanjutkan laporan dugaan penistaan agama yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri saat membaca puisi berjudul Ibu Indonesia pada acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Ajang Indonesia Fashion Week 2018, April 2018.

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Mohammad Iqbal menjelaskan penyidik tidak menemukan perbuatan melawan hukum atau perbuatan pidana. Oleh sebab itu, laporan dugaan penistaan agama tidak dapat dinaikkan atau ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Sebelumnya, terdapat 28 laporan dugaan penistaan agama yang dilakukan Sukmawati atas puisi yang dibacakannya. Semua laporan itu akhirnya digabungkan dan ditangani Bareskrim Mabes Polri.

Sukmawati pada saat itu diduga melanggar Pasal 156 KUHP , Pasal 156a KUHP, Pasal 16 UU Nomor 40 tahun 2008, pasal 45a ayat (2) UU Nomor 19 tahun 2016 trntang Perubahan UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE juncto pasal 28 ayat (2) UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

Keadilan

Setelah POLRI memaklumatkan SP3 terhadap Habib Rieziq Shihab dan Sukmawati Soekarnoputeri maka pada masa saling memaafkan Lebaran dengan penuh kerendahan hati saya memberanikan diri untuk memohon kepada POLRI berkenan memaklumatkan SP3 terhadap Rahmawati Soekarnoputeri, Ratna Sarumpaet, Kivlan Zein, Sri Bintang Pamungkas, Ahmad Dani dan lain-lain tersangka makar yang ditangkap Polri pada pagi hari 2 Desember 2016.

Permohonan dengan penuh kerendahan hati saya ajukan berdasar keyakinan bahwa POLRI di bawah pimpinan Kapolri, DR. Tito Karnavian yang telah terbukti senantiasa berjuang menegakkan keadilan juga akan berkenan menghentikan penyelidikan atas laporan dugaan makar terhadap sesama warga Indonesia yang mencintai Tanah Tumpah Darah kita bersama nan adil-makmur, gemah ripah loh jinawi, tata tenteram kerta raharja.

Insya Allah, akibat permohonan ini saya tidak dilaporkan ke Bareskrim atas dugaan pelanggaran KUHP entah pasal berapa. [***]

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Komentar Pembaca
Jihad Al-Nafs Demi Pemilu Damai

Jihad Al-Nafs Demi Pemilu Damai

MINGGU, 23 SEPTEMBER 2018

Jangan Cemooh Pak Kwik

Jangan Cemooh Pak Kwik

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018

Mengharap Ratapan Pendeta Giay Terdengar Oleh Jokowi
Kawasan Demiliterisasi Idlib

Kawasan Demiliterisasi Idlib

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018

Fastabiqul Khoirot

Fastabiqul Khoirot

RABU, 19 SEPTEMBER 2018

Kerukunan Maumere

Kerukunan Maumere

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi
720 Pengacara Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:17:00

Marching Band TNI AL Di Rusia

Marching Band TNI AL Di Rusia

, 15 SEPTEMBER 2018 , 12:50:00

Cium Tangan Kiai

Cium Tangan Kiai

, 21 SEPTEMBER 2018 , 22:41:00