Hanura

KONI DKI Punya Strategi Cegah Atletnya Dibajak

Olahraga  JUM'AT, 08 JUNI 2018 , 08:23:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

KONI DKI Punya Strategi Cegah Atletnya Dibajak

Foto: Net

RMOL. Fenomena pembajakan atlet jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) ternyata masih saja terjadi.

DKI Jakarta sebagai gudangnya atlet berprestasi menjadi incaran. Data dari KONI DKI Jakarta saat ini kalau atlet ibukota banyak loncat ke daerah seperti Papua, Jawa Barat dan Jawa Timur.

"Tapi, kami tidak gentar dan tetap menatap target juara umum," tegas Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta Djamran saat media gathering KONI DKI Jakarta di bilangan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (7/6).

Di Jakarta, kata dia, ada atlet prioritas, lapis 1, 2 hingga 3. "Nah yang banyak pindah adalah lapis 2. Jadi masih banyak kesempatan untuk meraih kemenangan di PON 2020 Papua," paparnya.

Untuk mencegah fenomena bajak membajak atlet menurut Djamran saat ini KONI DKI Jakarta bersama pemprov dalam hal ini Dispora sudah menyiapkan strategi.

"Pastinya kita akan berikan bonus dan jaminan kepada atlet yang memang berprestasi dalam meraih medali emas di PON," bebernya.

Djamran pun mengulas banyaknya atlet DKI Jakarta pindah dan dibajak daerah lain karena pada 2017, KONI dalam kondisi konflik.

"Saat ini kami sudah solid. Dan sudah bergerak untuk mencapai target," tuturnya.

Bidang pembinaan dan prestasi atau Bimpres KONI DKI Jakarta Syahroni memastikan pindahnya atlet jelang PON akan terhenti pada bulan Agustus 2018. Saat ini yang dilakukan adalah menjaga dan membina atlet berprestasi.

Apalagi kata dia, ada sekitar 187 atlet Jakarta yang masuk pelatnas untuk ajang Asean Games 2018. Dan ini menjadi modal besar Jakarta untuk merebut juara umum.

Di PON Papua 2020 menurut Syahroni diperkirakan bakal dipertandingkan sekitar 800 nomor.

"Kalkulasi kami sekitar 1700 atlet yang kita siapkan," tegas dosen UNJ ini.

Djamran menyatakan KONI, Dispora dan DPRD telah sepakat untuk menjaga atlet tidak dibajak atau pindah. "Kami terus berupaya mencegah atlet yang pindah. Bahkan yang pindah dan dia berprestasi akan kita tarik lagi ke Jakarta," terangnya.

Jakarta memang menjadi prioritas para atlet untuk meniti karir. Selain bonus besar jika berhasil meraih emas, atlet juga akan disalurkan ke perusahaan BUMD hingga diangkat menjadi PNS. [wid]

Komentar Pembaca
Hadi Tjahjanto - TNI dan Polri (Bag.2)

Hadi Tjahjanto - TNI dan Polri (Bag.2)

, 15 AGUSTUS 2018 , 18:00:00

Hadi Tjahjanto - Pengamanan Asian Games (Bag.1)
Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Hapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00