Hanura

DPD Dengarkan Curhat Pedagang Pasar Kemiri Muka Depok

DPD RI  KAMIS, 24 MEI 2018 , 14:34:00 WIB | LAPORAN: HENDRY GINTING

RMOL. Pedagang Pasar Kemiri Muka Depok, Jawa Barat curhat Ke Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Paguyuban Pedagang Pasar Kemiri Muka Depok mengadukan masalah konflik lahan yang terjadi antara Pemerintah Kota Depok dan PT. Petamburan Jaya Raya, yang bisa menyebabkan ribuan pedagang pasar digusur.

Ketua Paguyuban Karno memohon bantuan DPD agar Mahkamah Agung menunda eksekusi dan meminta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk menjadikan lahan pasar menjadi milik negara.

"Semoga DPD RI bisa membantu kami agar aset negara tidak jatuh ke tangan swasta, kami juga berharap agar eksekusi tidak dilakukan karena kami sudah 30 tahun berdagang di pasar tersebut," kata Karno di Gedung DPD RI, Jakarta, Kamis (24/5).

Selanjutnya, Anggota DPD RI dari Jabar Ayi Hambali menjelaskan awalnya lahan tersebut adalah milik rakyat dan dibebaskan oleh PT. Petamburan Jaya Raya dengan syarat akan dikembalikan ke negara.

Kini, waktu penguasaan oleh PT. Petamburan telah habis dan pihak BPN tidak mau memperpanjang. Kemudian PT. Petamburan membawa masalah ini ke pengadilan, namun Pemkot Depok selalu kalah hingga ke Mahkamah Agung.

Ayi mengatakan bahwa keinginan rakyat adalah agar Peninjauan Kembali (PK) MA sebagai keputusan non eksekutorial.

"Sudah 3 kali akan dieksekusi setiap kali mau lebaran. Ini tidak bisa kita biarkan friksi seperti ini, jadi harus diatasi karena menyangkut nasib mencapai 5.000 pedagang," jelas Ayi.

Setelah para senator menggali informasi dari para pedagang, Ketua BAP DPD Abdul Gafar Usman mengatakan bahwa DPD akan mengambil langkah pertama dengan menggali informasi dari Pemprov Jabar, Pemkot Depok, dan PT. Petamburan Jaya Raya.

"Setelah semua informasi terkumpul, apakah itu pertemuannya di sini (DPD) atau kami yang ke Depok, baru kita berbicara khusus dengan Menteri Agraria," ujar Abdul Gafar. [rus]

Komentar Pembaca
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Atraksi Kembang Api

Atraksi Kembang Api

, 19 AGUSTUS 2018 , 05:36:00

Cakra 19 Untuk Jomin

Cakra 19 Untuk Jomin

, 12 AGUSTUS 2018 , 19:48:00

Pemberian Star Of Soekarno Kepada Prabowo

Pemberian Star Of Soekarno Kepada Prabowo

, 17 AGUSTUS 2018 , 10:48:00