Hanura

POLEMIK PEMBENTUKAN KOOPSUSGAB

TNI Bakal Sulit Dikontrol

Keamanan  KAMIS, 17 MEI 2018 , 16:29:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

TNI Bakal Sulit Dikontrol

Foto: RMOL

RMOL. Wacana pembentukan Komando Pasukan Khusus Gabungan (Koopssusgab) dari berbagai satuan di TNI untuk memberantas terorisme dikritik Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Koordinator KontraS Yati Andriyani menjelaskan, TNI akan sulit dikontrol apabila dipermanenkan dalam kerangka Koopssusgab.

"Kalau dia dibentuk kemudian dipermanenkan, kemudian ada operasi yang sifatnya di luar penegakan hukum, bagaimana mengontrolnya," jelas dia dalam konferensi pers di kantornya, kawasan Jakarta Pusat, Kamis (17/5).

Bukan hanya itu, akuntabilitas TNI juga tidak ada. Menurut dia, TNI hanya memiliki peradilan militer yang masih sangat jauh dari semangat reformasi hukum.

"Saya ingin menyampaikan bahwa sebetulnya tanpa ada pembentukan satu Koopssusgab pun ini dapat dipraktekkan," jelasnya.

Contoh konkretnya, kata dia, seperti keberhasilan pada operasi Tinombala, Camar Maleo yang hanya melibatkan TNI dengan sistem bawah kendali operasi (BKO). [sam]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?
Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

, 19 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00