Hanura

Mahasiswa Sumbar Minta TNI-Polri Digaji Rp 50 Juta

Nusantara  SELASA, 17 APRIL 2018 , 05:13:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

Mahasiswa Sumbar Minta TNI-Polri Digaji Rp 50 Juta

Aksi Kitra/ Net

RMOL. Puluhan aktivis mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Padang yang tergabung dalam Koalisi untuk Kesejahteraan TNI-Polri (Kitra) melakukan unjuk rasa menuntut agar gaji TNI-Polri dinaikkan hingga Rp 50 juta per bulan.

Mereka melakukan longmarch dari kampus menuju kantor DPRD Provinsi Sumatera Barat untuk menyuarakan aspirasi tersebut. Aksi ini mendapat pengawalan dari kepolisian.

Koordinator aksi tersebut, Rafi menjelaskan bahwa aksi yang digelar ini merupakan bentuk solidaritas atas nasib para TNI-Polri yang berjuang 24 jam untuk negara dan untuk perbaikan ekonomi keluarganya.

"Kita berkeyakinan, bila TNI-Polri sejahtera, maka tentu seluruh waktu, energi, dan keterampilan mereka tidak perlu terbagi atau terbelah demi mencari uang tambahan bagi keluarganya. 24 jam ini digunakan total buat negara dan rakyat sebab kebutuhan keluarga dan masa depannya dijamin oleh negara," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima redaksi sore ini, Senin (16/4).

Kata Rafi, aksi serupa juga serentak dilakukan di beberapa kota, seperti Tasikmalaya dan Makassar.

Kitra, sambung Rafi, menaruh harapan agar Presiden Joko Widodo bisa mewujudkan tuntutannya itu sehingga membawa kesejahteraan bagi TNI-Polri.

"Negara kita akan aman, rakyat bisa sejahtera bila TNI-Polri disejahterahkan. Mereka akan bekerja 1000 kali lipat lebih keras menjaga setiap jengkal dan jiwa warga Indonesia," tegasnya.

Kata Rafi, pihaknya akan menggalang dukungan dari masyarakat dan berbagai pihak agar suara mereka didengar oleh pemerintah pusat. Termasuk, di antaranya mendirikan posko untuk dijadikan sebagai bukti bahwa masyarakat juga mendukung kenaikan gaji tersebut.

"Kita akan bekerjasama dengan seluruh elemen untuk penggalangan dukungan nanti. Bila pemerintah pusat tidak mengakomodir tuntutan Kitra, maka kami akan menggelar aksi yang lebih massif lagi," pungkas Rafi. [ian]

Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

, 18 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Politik19 September 2018 05:33

Tuding Moeldoko Ibarat Buruk Muka Cermin Dibelah
Houston

Houston

Dahlan Iskan19 September 2018 05:00

Kiai Ma'ruf Minta Didoakan Berhasil Jadi Wapres
Uni Eropa Selidiki 28 Kelompok Produk Baja Dunia