Hanura

Bupati Anas Semangati Kades Inovatif Kembangkan Ekonomi Rakyat

Nusantara  SENIN, 16 APRIL 2018 , 18:26:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

Bupati Anas Semangati Kades Inovatif Kembangkan Ekonomi Rakyat
RMOL. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas terus memotivasi kepala desa untuk terus berinovasi. Anas menargetkan setiap kades harus bisa berinovasi menciptakan satu program pengembangan ekonomi rakyat, peningkatan pelayanan publik, dan membuat peraturan desa tentang tata ruang.

Anas mencontohkan program pengembangan ekonomi rakyat seperti desa wisata. Namun, Anas menggarisbawahi, desa wisata yang dimaksud adalah deaa wisata yang bisa mengangkat potensi lokalnya. Potensi tersebut lalu dikemas menjadi sebuah atraksi yang menarik bagi wisatawan.

"Bukan sekadar desa wisata artifisial, bukan desa wisata yang bersolek dari cat fisiknya saja. Namun desa yang bisa "mengecat" kehidupan dan kekayaan lokalnya untuk bisa dinikmati wisatawan," jelas Anas di hadapan 52 kepala desa saat Bimtek Peningkatan Kapasitas di Banyuwangi, Senin (16/4).

Desa wisata tersebut, kata Anas, minimal harus bisa mengintegrasikan sektor pertanian, kekhasan kulinernya dan hunian setempat yang berkonsep homestay.

"Tumbuhkan juga pasar rakyat yang khas untuk melengkapinya. Seperti di Desa Kemiren yang sudah jalan dengan pasar kuliner tradisionalnya setiap minggu. Kalau ini jalan, saya yakin bisa mendorong ekonomi desa," kata Anas.

"Itu hanya salah satu contoh pengembangan ekonomi rakyat. Tentu selain desa wisata ada banyak program lainnya sesuai karakter masing-masing desa," imbuh Anas.

Anas juga meminta kades membuat Peraturan Desa (perdes) tentang Tata Ruang.

"Ini untuk menjaga pengembangan desa agar tidak salah arah ke depan. Desa harus mengatur bangunan yang di sempadan jalan, termasuk juga alih fungsi lahan harus diatur. Ini semua untuk menjaga kemajuan desa ke depan agar desa tetap hijau," kata Anas.

Untuk itu, Anas meminta agar kepala desa terus memperkaya referensi untuk menumbuhkan inovasi.

"Saya tahu setiap inovasi ada resiko, tapi itu adalah bagian dari tanggung jawab kita untuk memberikan kemanfaatan. Masyarakat butuh kades yang tidak text book, tapi kades yang cepat dan bisa ambil inovasi," pungkas Anas. 

Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

, 18 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Politik19 September 2018 05:33

Tuding Moeldoko Ibarat Buruk Muka Cermin Dibelah
Houston

Houston

Dahlan Iskan19 September 2018 05:00

Kiai Ma'ruf Minta Didoakan Berhasil Jadi Wapres
Uni Eropa Selidiki 28 Kelompok Produk Baja Dunia