Hanura

KPK Periksa Tujuh Saksi Gratifikasi Zumi Zola

Hukum  SENIN, 16 APRIL 2018 , 16:38:00 WIB | LAPORAN: SWARA SETIA

KPK Periksa Tujuh Saksi Gratifikasi Zumi Zola
RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tujuh orang sebagai saksi kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi dengan tersangka Gubernur nonaktif Zumi Zola.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah mengungkapkan ketujuh saksi diperiksa seputar pengetahuan saksi terkait dugaan pemberian gratifikasi terhadap Zumi Zola.

"Dalam pemeriksaan terhadap sejumlah saksi beberapa hari ini, KPK mendalami pengetahuan saksi tentang dugaan pemberian gratifikasi terhadap ZZ," ujarnya melalui pesan singkat, Senin (16/4)

Ketujuh orang tersebut adalah Direktur Utama PT Merangin Karya Sejati H. Ismail Ibrahim,  Staff PT Merangin Karya Sejati Nano, Swasta Harsono alias Aliang, Direktur PT Hendy Mega Pratam Irwan Nasution, Direktur PT Blistik Jaya Djamino, Direktur Utama PT Batanghari Abdul Kadir dan Direktur PT Dua Putri Persada Fatmawati.

Zumi ditetapkan sebagai tersangka kasus suap Rancangan APBD Jambi 2018 karena pihak KPK menduga Zumi Zola bersama anak buahnya mengumpulkan uang untuk diberikan ke anggota DPRD Jambi terkait pengesahan Rancangan APBD 2018 yang totalnya mencapai Rp 6 miliar.

Mantan aktor dunia hiburan ini diduga mengumpulkan uang dari para kontraktor terkait sejumlah proyek di Jambi yang kemudian diberikan ke anggota DPRD Jambi demi memuluskan pengesahan RAPBD 2018.

Zumi Zola telah dijerat dengan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.b>[dem]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?
Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

, 19 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00