Hanura

Sandi Klaim Aturan Cuti Temani Istri Bersalin Sudah Masuk Rencana Kerja

Nusantara  RABU, 14 MARET 2018 , 16:39:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

RMOL. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengklaim dari awal sudah berniat mengizinkan pegawai negeri sipil (PNS) pria mengajukan permohonan cuti untuk mendampingi istri yang melahirkan.

Kata Sandi, rancangan kebijakan "cuti hamil" bagi PNS pria sudah dibuat pihaknya sebelum terbit Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) 24/2017 yang mengatur hal tersebut.

Dalam peraturan BKN 24/2017 disebutkan cuti alasan penting (CAP) bagi PNS laki-laki yang mendampingi istri bersalin tersebut tidak memotong cuti tahunan dan selama menggunakan hak atas cuti karena alasan penting, PNS yang bersangkutan menerima penghasilan PNS.

"Kami sudah menjanjikan program ini dan menjadikan salah satu rencana kerja kami. Kebetulan sekarang, cantolan dari pemerintah pusatnya sudah terbit. Jadi kami sudah keluarkan Pergub-nya," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/3).

Politikus Partai Gerindra ini berharap PNS pria di lingkungan Pemprov Jakarta akan bisa menemani istri mereka di periode kritis saat hamil, terutama jelang waktu melahirkan.

"Semoga anak yang dilahirkan sehat, dalam kondisi keluarga bahagia, dan terbentuk kerjasama dengan istri pada masa-masa pertama, masa-masa keemasan dari kelahiran anak pertama, kedua dan ketiga," ujarnya.

Ia jelaskan, cuti menemani istri bersalin diberikan bagi PNS berjenis kelamin pria selama satu bulan lamanya.

"Satu minggu sebelum kelahiran dan tiga minggu setelah kelahiran anak," demikian Sandi. [ald]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?
Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

, 19 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00