Hanura

Petani Lebak Gembira Tim Sergab Kementan Beli Gabah Di Sawah

Manfaatkan Surplus Gabah Jadi Cadangan Beras

Tani  SELASA, 13 MARET 2018 , 23:56:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

Petani Lebak Gembira Tim Sergab Kementan Beli Gabah Di Sawah
RMOL. Sebagai salah satu provinsi yang berkontribusi dalam mengisi cadangan pangan nasional, Provinsi Banten memiliki target serapan gabah (Sergab) 65.000 ton dari total target nasional sebanyak 2,2 juta ton sampai Juni 2018. Adapun target rata-rata sebanyak 500 ton per hari.

"Serap gabah ini ditujukan untuk mengisi cadangan pangan pemerintah, target nasional 2,2 juta ton harus tercapai," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian RI Agung Hendriadi usai memimpin Sergab di Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (13/3).

Agung yang juga merangkap sebagai Ketua I Pelaksana Tim Sergap Kementerian Pertanian mengatakan panen raya yang dilakukan di Kabupaten Lebak, tepatnya di Desa Cipeucang, Kecamatan Wanasalam dilakukan di atas lahan seluas 426 hektar. Sementara itu total luasan panen di Kecamatan Wanasalam adalah 4.527 hektar.

Di desa tersebut pemerintah membeli Gabah Kering Panen (GKP) dengan harga Rp 4.300 per kilogram. Sedangkan varietas padi yang ditanam petani adalah jenis Ciherang, Mekongga dan Inpari 33.

Selain membeli gabah langsung dari petani di sawah, lanjut Agung, Kementan juga memfasilitasi kerjasama antara Sinar Malingping sebagai mitra Bulog untuk memasok beras sebanyak 200 ton.

"Mereka mengirim beras setiap dua minggu ke Divre Bulog Banten," ungkap Agung.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Gapoktan Mulyatani Desa Cipeucang, Kabupaten Lebak, Hidayat mengungkapkan kegembiraannya saat mengetahui Tim Sergab turun langsung ke wilayahnya.

"Biasanya kalau lagi panen begini kami selalu khawatir karena harga pasti anjlok. Tapi kali ini kami sangat terbantu," ujarnya.

Hidayat mengatakan bahwa produktifitas panen petani turut meningkat dengan adanya bantuan combine harvester dari pemerintah.

"Ketika belum mendapat bantuan combine, kami biasa panen dengan cara manual sehingga banyak kehilangan pasca panen," tuturnya. [rus]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?
Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

, 19 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00