Hanura

Pada Sebuah Gerhana Yang Paling Sederhana

Rumah Kaca  RABU, 31 JANUARI 2018 , 21:43:00 WIB | OLEH: RAMON DAMORA

Pada Sebuah Gerhana Yang Paling Sederhana
DI atas pelantar pinggir bandar
sinar gerhana retak berpencar
kulit-kulit langit jatuh
cangkang kenangan terjauh
mengelupas lalu ngambang
kupungut dari kolong lengang

“aku merindumu, sayang”
hanya lewat bibirmu
lantang kupanggil waktu  
sewaktu-waktu

di tepi laut alismu menyusut
padam oleh lampu-lampu tua
pelabuhan tembam gemeletar
tonggak layar gigil musykil
ombak sehening mungkin
merahasia sisa sia usia

“aku merindukanmu...”

rama-rama anggun
lama-lama unggun
berbagi kabut neon
laman kantor syahbandar

penghujung saujana
gerhana separuh bejana
menaruh bandana
pada bayangan rambutmu
yang masih fana

angin bertanya,
sepikah kau
wajah yang kuziarahi

angan menyela,
siapakah kau
orang yang kucintai.[***]


Komentar Pembaca
Terjajah

Terjajah

SELASA, 14 AGUSTUS 2018

Pemimpin Biasa Menjadi Luar Biasa Karena Pencitraan
Cerpen: Penyesalan Kapten Bayu

Cerpen: Penyesalan Kapten Bayu

SELASA, 03 JULI 2018

Kisah Sepatu Usang Di Sudut Gudang
Kontemplasi Idul Fitri

Kontemplasi Idul Fitri

JUM'AT, 15 JUNI 2018

THR: Tanda Hati Rindu

THR: Tanda Hati Rindu

RABU, 06 JUNI 2018

Ahoker Ingin Dukung Prabowo-Sandi

Ahoker Ingin Dukung Prabowo-Sandi

, 14 AGUSTUS 2018 , 13:00:00

Partai Demokrat Musuh Dalam Selimut

Partai Demokrat Musuh Dalam Selimut

, 14 AGUSTUS 2018 , 11:00:00

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Hapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00