Verified
Hanura

Tata Niaga Perberasan Sangat Buruk Di Era Jokowi!

Ekbis  MINGGU, 14 JANUARI 2018 , 09:42:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Tata Niaga Perberasan Sangat Buruk Di Era Jokowi<i>!</i>

Jazuli Juwaini/Fraksi PKS DPR

RMOL. Keputusan pemerintah mengimpor 500 ribu ton beras dari Vietnam dan Thailand dengan alasan stabilitas harga di pasaran terus menuai kritikan tajam dari banyak kalangan, tak terkecuali wakil rakyat di Senayan.

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini memaparkan, data menunjukkan produksi beras nasional sebenarnya surplus sebagaimana diakui sendiri oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman.

Kenaikan harga beras tingkat medium dan premium di pasaran dalam beberapa waktu terakhir, memang telah meresahkan masyarakat. Namun, Jazuli menekankan, sudah menjadi tugas pemerintah untuk segera mengendalikan laku kenaikan harga beras tersebut. Sebab jika dibiarkan akan berdampak inflasi yang akhirnya semakin membebani rakyat.

"Tapi, di tengah surplus beras petani di berbagai daerah yang Januari-Februari ini memasuki masa panen, kebijakan impor beras jelas bukan solusi, melainkan semakin menekan petani," kritiknya.

Ia menilai wajar sejumlah Pemda dan petani lokal serempak menolak masuknya beras impor tersebut. Kenaikan harga di tengah surplus produksi beras, kata dia, justru menunjukkan ketidakmampuan pemerintah dalam mengendalikan harga dan pasokan perberasan nasional.

"Ditambah lagi solusi instan yang diambil pemerintah adalah impor, ini menunjukkan tata niaga perberasan yang sangat buruk," kritik Jazuli.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki
Andi Arief Mencambuk Prabowo

Andi Arief Mencambuk Prabowo

, 15 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Peluncuran Buku Papua Ethnography

Peluncuran Buku Papua Ethnography

, 13 OKTOBER 2018 , 06:49:00

Sisa Puing Gempa

Sisa Puing Gempa

, 12 OKTOBER 2018 , 06:03:00

Ciptakan Kampanye Damai

Ciptakan Kampanye Damai

, 13 OKTOBER 2018 , 03:56:00