Verified
Hanura

Kapolri Harus Berhentikan Anggota Yang Maju Pilkada

Politik  SABTU, 13 JANUARI 2018 , 18:41:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Harus Berhentikan Anggota Yang Maju Pilkada

Titi Anggraeni/Net

RMOL. Para perwira Polri yang berlaga di Pilkada 2018 tidak hanya perlu dimutasi dari jabatan struktural meski baru sebatas mengantongi rekomendasi pencalonan dari partai politik dan belum resmi ditetapkan sebagai peserta kontestasi.

"Selama masih berstatus perwira aktif, tidak layak berpolitik praktis. Mengapa kemudian kami di Perludem mengkritik mereka di Pilkada dilatar belakangi karena mereka ketika melakukan politik praktis masih bersetatus sebagai perwira aktif," kata Direktur Eksekutif Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini di Jakarta, Sabtu (13/1).

Karenanya dia meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersikap tegas. Berhentikan perwira yang sudah mendaftarkan diri sebagai calon kepala daerah ke KPU.

Lebih lanjut Titi mengatakan, belum mundurnya tiga jenderal aktif Polri yang maju di Pilkada jangan sampai menimbulkan presepsi buruk dari masyarakat terhadap Polri. Sehingga terjadi abuse of power atau penyalahgunaan kewenangan akan rentan terjadi.

"Tidak salah kalau beranggapan Polri tidak netral kalau tidak ada sikap yang tegas dari institusi untuk segera memberhentikan perwira-perwiranya yang masih aktif yang maju Pilkada," pungkas Titi.

Tiga perwira Polri yang mendapatkan rekomendasi dari parpol maju di Pilkada 2018 ternyata belum mengajukan pengunduran diri.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki
Andi Arief Mencambuk Prabowo

Andi Arief Mencambuk Prabowo

, 15 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Peluncuran Buku Papua Ethnography

Peluncuran Buku Papua Ethnography

, 13 OKTOBER 2018 , 06:49:00

Sisa Puing Gempa

Sisa Puing Gempa

, 12 OKTOBER 2018 , 06:03:00

Ciptakan Kampanye Damai

Ciptakan Kampanye Damai

, 13 OKTOBER 2018 , 03:56:00