Verified
Hanura

Tidak Terima Pendaftaran Ditolak, Paslon Santun Akan Gugat KPU Kota Tarakan

Nusantara  SABTU, 13 JANUARI 2018 , 12:32:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Pasangan calon (paslon) Sabirin Sanyong-Tajuddin Tuwo (Santun) akan melayangkan gugatan terhadap KPU Kota Tarakan, Kalimantan Utara, kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Senin lusa (15/1).

Gugatan dilayangkan terkait imbas penolakan dari KPU Tarakan saat proses pendaftaran oleh paslon Santu yang dianggap terlambat enam menit.

"Senin (lusa), Santun akan melakukan langkah hukum dan akan melakukan gugatan ke DKPP dan Bawaslu di Jakarta. Langkah hukum ini terpaksa kita lakukan dalam rangka kontes Pilkada yang bersih dan menghindari sengketa hukum. Kita sudah menunjuk pengacara," kata Sabirin, Sabtu (13/1).

Dilansir dari KantorBeritaPemilu.com, paslon Santun ditolak KPU Tarakan karena dianggap terlambat mendaftar, Rabu malam (10/1). KPU Tarakan berpatokan pada batas waktu pendaftaran yang dianggap telah melewati pukul 00.00 WITA. Sementara waktu di pihak Santun diklaim masih pukul 23.57 WITA.

Sabirin mengaku telah menjelaskan berbagai hal, baik soal waktu maupun kedatangannya di batas waktu. Namun Ketua KPUD Tarakan Teguh Dwi Subagyo tetap tidak menerima pendaftaran pasangan itu.

"Bukti yang kita miliki foto-foto, jam dan proses pendaftaran. Dan ini akan kita buktikan di pengadilan bahwa kami seharusnya masih bisa mendaftar. Kita gugat dengan tuntutan kami diloloskan bertarung dalam Pilwali Tarakan," paparnya.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

, 16 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

, 16 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Peluncuran Buku Papua Ethnography

Peluncuran Buku Papua Ethnography

, 13 OKTOBER 2018 , 06:49:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri

Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00